Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ingin Pimpin Lagi, Mantan Bupati HST Daftarkan Diri di Partai Golkar

miminradar-Radar Banjarmasin • 2019-09-27 11:09:32

BARABAI - Mantan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) periode 2010 – 2015 Harun Nurasid kembali mengambil formulir bakal calon kepala daerah pada Pilkada 2020 yang dibuka oleh sejumlah partai politik di HST. Kemarin (26/9), dia menjadi pendaftar pertama di Partai Golkar HST.

Saat ditemui wartawan seusai melakukan pendaftaran dan mengambil formulir, Harun Nurasid mengatakan, mendaftarkan diri ke Partai Golkar seperti merajut kisah dulu bersama partai Golkar. Harun Nurasid sendiri pernah menjabat sebagi Bupati HST pada 2010-2015.

“Tantangan ke depan akan tambah berat, jadi perlu kolaborasi yang kokoh, mudah-mudahan Golkar bisa mendukung,” ucapnya.

Harun mengatakan belum memilih calon wakilnya kelak. Saat ini, mantan Kepala Dinas PU Kutai Kertanegara ini sedang melakukan konsultasi. Namun yang terpenting, pasangannya nanti mempunyai visi misi yang sama memajukan masyarakat.

“Yang paling pokok kita ingin membantu masyarakat. Karena Kabupaten HST daerah agraris yang lebih dominan, jadi kami akan kembali fokus membangun di bidang pertanian,” ucapnya.

Ketua DPD Partai Golkar HST, H Saban Effendi, menyampaikan bahwa sejak dibukanya pendaftaran yakni dari tanggal 25 September, baru satu orang yang mendaftar dan mengambil formulir. Yakni, H Harun Nurasid. “Waktu yang kami sediakan masih panjang. Yakni hingga 15 Oktober 2019,” bebernya.

Menurut politisi yang sekarang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD HST, itu partainya tidak mematok kriteria khusus untuk para calon yang ingin mendaftar ke Partai Golkar. Yang terpenting, jika terpilih nanti calon yang diusung berkomitmen memajukan partai. Pendaftaran melalui partai Golkar sendiri tanpa mahar.

---

Sementara itu, DPD Golkar Kabupaten Banjar akhirnya menghapus klausul biaya pendaftaran di formulir syarat pencalonan kepada seluruh figur yang mengikuti penjaringan kepala daerah. Ketentuan membayar itu awalnya sangat mengejutkan. Tiap calon Bupati Banjar diwajibkan bayar daftar Rp10 juta. Posisi wakil lebih kecil yaitu Rp5 juta.

Tim Penjaringan Golkar buru-buru mencoret ketentuan bayar pendaftaran tersebut sehari pasca dibuka. Tim tidak ingin terjadi polemik dan mengganggu citra partai. Golkar Banjar membuka penjaringan sejak 25 September sampai 15 Oktober 2019. Semua bakal calon bisa mengambil formulir persyaratan ke kantor Golkar Banjar Jalan A. Yani Nomor 46 KM 38 Martapura.

Seperti yang sudah diperkirakan, Penjaringan terbuka untuk umum dari Partai Golkar kebanjiran pendaftar. Sedikitnya 10 bakal calon yang mengambil formulir persyaratan. Mereka adalah Andin Sofyanoor, Gusti Syahyar, Gusti Iskandar, Kasmili, Gusti Abdurrahman, Pribadi Heru Jaya, H Rusli. Nama-nama itu adalah bakal calon bupati.

Adapun bakal calon wakil bupati telah mengambil formulir adalah Adi Perdana, Habib Hasan Alwi, dan Ahmad Syarif. Dari seluruh calon, Andin telah menyerahkan berkas pendaftaran namun masih ada perbaikan dokumen. Pasalnya, syarat untuk kader dan bukan kader Golkar berbeda.

Sedangkan Andin Sofyanoor sangat berharap mendapat dukungan dari Golkar Banjar. Sebelum memulai proses pendaftaran ke Golkar, jauh-jauh hari, ia telah meminta izin dan restu kepada Ketua Golkar Banjar H Rusli. “Dokumen pendaftaran masih ada yang ditambah. Saat ini proses perbaikan dan kita kembalikan secepatnya,” pungkasnya.(war/mam/ran/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Politik