Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

97 Pejabat Fungsional Dilantik, Walikota Tunjukkan Etos Kerja Positif

miminradar-Radar Banjarmasin • Selasa, 1 Oktober 2019 - 16:49 WIB

BANJARBARU - Bertempat di Aula Gawi Sebarataan Pemko Banjarbaru. Kemarin (30/9) pagi, Puluhan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru dilantik.

Semuanya dilantik langsung oleh Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, Senin. Acara juga dihadiri Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan serta Sekda Kota Banjarbaru, Saus Abdullah.

Dari laporan kegiatan. Total ada 98 orang Pejabat Fungsional yang di lantik. Mereka juga diambil sumpahnya dalam momentum tersebut.

Nadjmi mengungkapkan jika pelantikan dilakukan sebagai momentum untuk memulai kinerja dan pengabdian yag lebih progresif, profesional, dan lebih inovatif.

"Kita juga harapkan agar para pejabat yang dilantik dapat menunjukkan etos kerja yang positif dan integritas. Tak lupa juga tatanan moral yang luhur dalam mengemban amanah jabatan ini," pesannya.

Lalu, pelantikan kemarin sebutnya juga hendaknya dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi. "Bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu."

Selain itu, Walikota juga menegaskan jika pelantikan juga sebagai pembenahan dan pemantapan organisasi. Khususnya ujarnya dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal.

Lalu, pertimbangan utama yang digunakan dalam menentukan jabatan katanya bagi setiap pegawai dilakukan adalah kompetensi, pengabdian dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab kepada Negara.

"Setiap pejabat hendaknya mempunyai kemauan yang kuat untuk memiliki wawasan yang luas. Juga untuk selalu siap membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan," harapnya.

Ia pun mengingatkan jika sumpah dan janji yang telah diucapkan tersebut selain disaksikan dan didengar semua yang hadir, juga disaksikan dan didengar oleh Allah SWT. "Jabatan ini tidak hanya akan dipertanggungjawabkan kepada pemerintah dan masyarakat, namun juga di hadapan Allah SWT."

Mengingat itu, ia berpesan agar para pejabat dapat melaksanakan amanah dan kepercayaan ini dengan baik dan penuh dedikasi. Salah satunya sebutnya agar bisa cepat menyesuaikan diri pada satuan kerja dan unit kerja masing-masing. Ini untuk mendorong pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan tujuan, sasaran dan waktu yang telah ditentukan. (rvn/al/bin)

 

Gelar Pelatihan Lanjutan Sasirangan Bordir bagi IKM se Kota Banjarbaru

BANJARBARU - Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru, Ririen Nadjmi Adhani didampingi Plh Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru, Rahmiyani dan Kepala Bidang Perindustrian, Gusti Ardiansyah menghadiri sekaligus membuka Pelatihan Lanjutan Sasirangan Bordir bagi IKM se Kota Banjarbaru pada Senin (30/9).

Acara sendiri dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru bekerja sama dengan Dekranasda Kota Banjarbaru. Lokasi kegiatan bertempat di Sekretariat TP PKK Kota Banjarbaru.

Kepala Bidang Perindustrian, Gusti Ardiansyah selaku panitia pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa maksud pelatihan lanjutan ini adalah untuk memberikan wawasan, daya inovasi, kreasi dan kemampuan teknis perajin.

"Dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis mendesign dan membentuk dalam membordir. Serta meningkatkan kreativitas pengrajin agar mampu bersaing di pasaran," katanya.

Lalu, katanya peserta pelatihan bordir lanjutan bagi IKM sasirangan dan IKM Bordir se-Kota Banjarbaru diikuti sebanyak 30 orang peserta. Kegiatan pelatihan dilaksanakan mulai tanggal 30 September sampai 4 Oktober 2019, dengan instruktur Amelia Yasmin.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru, Ririen Nadjmi Adhani menyampaikan bahwa setiap tahunnya Kota Banjarbaru terus tumbuh dan berkembang. Mulai dari pembangunan, bertambahnya penduduk, hingga salah satunya sektor pariwisata.

Dalam sektor pariwisata, Ririen menyebut saat ini Kota Banjarbaru mengangkat konsep 3F, yakni Food, Fashion, dan Fun. Yang mana tentunya secara tidak langsung juga membuka peluang kewirausahaan di Kota Banjarbaru.

"Kain sasirangan yang merupakan kerajinan turun temurun yang sudah ada sejak jaman kerajaan Banjar, pada masa sekarang sudah berkembang dan dapat dipakai sebagai bahan pakaian oleh semua lapisan masyarakat dengan bahan dasar jenis kain yang makin beragam, mulai dari katun biasa hingga sutra," bebernya.

Ia pun menilai ada banyak potensi yang dapat dikembangkan pada kain sasirangan. Dan seiring dengan semakin berkembangnya kreativitas pengrajin dan para desainer, saat ini sasirangan telah memiliki berbagai macam motif. (rvn/bin/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Pemko Banjarbaru