Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Karena Sempat Gangguan, Pendaftaran CPNS Pemprov Diperpanjang

miminradar-Radar Banjarmasin • Minggu, 24 November 2019 - 09:08 WIB

BANJARMASIN - Karena sempat mengalami gangguan selama sehari, pendaftran online seleksi penerimaan CPNS Pemprov Kalsel diperpanjang Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel hingga Selasa (26/11) mendatang.

Hal ini disampaikan Kepala BKD Kalsel, Sulkan kepada wartawan kemarin. Sulkan punya alasan untuk itu. Diantaranya adalah karena server sempat mengalami gangguan hingga pendaftar tak bisa mendaftar selama sehari.

Selain itu ungkapnya, mengacu surat edaran Badan Kepegawaian Negera (BKN) dimana pendaftaran minimal 15 hari. Sementara, jika mengacu jadwal awal, pendaftaran yang dibuka BKD Kalsel hanya 14 hari. “ Ini alasannya, suratnya sudah kami sampaikan ke BKN. Semoga perpanjangan waktu ini dapat membantu pelamar,” ujarnya.

Sejatinya, pendaftaran melalui laman https://sscasn.bkn.go.id dengan memasukkan identitas serta berkas online ditutup hari ini (24/11). Tapi dengan perpanjangan ini, para pelamar bisa menikmati satu hari lagi. 

BKD Kalsel juga memperpanjang penyerahan berkas hingga Rabu (27/11) nanti. Padahal jika mengacu jadwal awal, BKD memberi batas waktu bagi pelamar hingga Senin (25/11) besok melalui PT. Pos Indonesia ke PO BOX 707 Banjarbaru 70700. “Pendaftaran secara online kami perpanjang hingga Selasa mendatang,” bebernya.

Sementara, dari data yang masuk ke BKD hingga Jumat (22/11) kemarin, sudah sebanyak 2.949 pelamar yang mendaftar secara online. Namun, berkas yang masuk jumlahnya tak sampai separuhnya. Hanya sebanyak 2.944 pelamar. “Masih sangat banyak berkas yang belum kami (BKD Kalsel) terima,” sebutnya.

Sulkan menambahkan, dari sebanyak 2.944 berkas yang masuk ke pihaknya. Tak semuanya bisa diproses. Lantaran ada yang tak memenuhi syarat, jumlahnya mencapai 250 berkas. “Sementara yang memenuhi syarat hanya sebanyak 1.286. Sisanya masih kami proses verifikasi,” terang mantan Sekretaris Inspektorat Kalsel itu.

Dia merinci, dari 2.944 berkas yang masuk, sebanyak 2.907 berkas melamar formasi yang tersedia. Selain itu, ada 12 berkas dobel pendaftaran dan 25 berkas salah instansi. Sedangkan untuk lima formasi yang disediakan untuk formasi khusus disabilitas, pendaftarnya hanya 3 orang. Berbeda dengan formasi khusus cumlaude, dari jumlah yang disediakan sebanyak 3 orang, pelamarnya sudah mencapai 20 orang. 

Melihat tingginya pelamar dibandingkan dengan seleksi CPNS tahun lalu, Sulkan memperkirakan tahun ini pelaksanaan CAT (Computer Assisted Test) akan memakan waktu lama. “Pelamar membeludak. Kalau dulu hanya 7.000 an lebih pelamar, sekarang di posisi belum berakhir saja sudah mencapai 9.000 lebih pelamar. Belum jika ditutup hingga Selasa mendatang,” tukasnya.

BKD Kalsel sendiri sudah menyiapkan perangkat CAT nanti untuk menunjang seleksi CPNS tahun ini. Dibeberkan Sulkan, ada sekitar 200 laptop yang siap dipakai untuk pelaksanaan CAT. “Pelaksanaannya belum ditetapkan. Tapi secara gambaran, tempatnya sama seperti dulu, di Gedung Ideham Chalid Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru,” sebutnya.

Sulkan mengatakan,ada permintaan dari kabupaten dan kota agar melaksanakan CAT nanti di masing-masing daerah. Namun, kewenangan tersebut terangnya ada di BKN. “Memang idealnya pelaksanaan tes ada di tiga lokasi. Agar bisa memudahkan pelamar. Tapi tentu harus ada pengawas dari BKN langsung,” katanya.

Di sisi lain, Ratna Reviyanti salah seorang pendaftar CPNS mengaku senang adanya penambahan jadwal pendaftaran dan penyerahan berkas. Menurutnya, dengan bertambahnya waktu ini, dia bisa mengirimkan berkas pada Senin besok. “Memang sudah siap. Tinggal diantar ke POS saja lagi,” terangnya.

Sementara itu, pelamar yang datang menyerahkan berkas ke Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banjarbaru semakin membeludak.

Seperti halnya Sabtu (23/11) kemarin, antrean panjang terjadi di lokasi penyerahan berkas CPNS yang ditempatkan di lokasi parkir Balai Kota Banjarbaru.

Tampak, ada ratusan pelamar menunggu antrean. Selain ada yang ikut berbaris di dalam antrean, adapula yang menunggu sambil duduk di sepanjang median taman yang ada di dekat lokasi penerimaan berkas CPNS.

Kepala BKPP Banjarbaru Sri Lailana mengatakan, membeludaknya pelamar sudah terjadi sejak tiga hari terakhir. Di mana, setiap harinya mereka telah menerima dan memverifikasi 600 lebih berkas. "Kami harus bekerja sampai Maghrib untuk memverifikasi berkas semua peserta yang datang," katanya.

Dia mengungkapkan, dalam CPNS kali ini dan tahun lalu pihaknya memang menerima berkas dengan langsung memverifikasinya. Tujuannya, agar peserta bisa langsung memperbaiki atau melengkapinya jika ada kekurangan.

"Beda dengan di provinsi, mereka menerima berkas lewat pos. Jadi kalau ada berkas yang tidak lengkap harus diperbaiki di masa sanggah," ungkapnya.

Hingga kemarin, dia menyebut, sudah ada 1.600 lebih berkas yang sudah mereka terima. Dari total 3000 lebih pelamar yang sudah mendaftar online di SSCASN. "Sekarang semua formasi telah terisi, di mana yang paling banyak pelamarnya adalah guru kelas," sebutnya.

Guru kelas Sekolah Dasar (SD) sendiri memang menjadi formasi terbanyak yang dicari Pemko Banjarbaru. Dari 188 formasi yang tersedia. Di mana, tenaga guru totalnya ada 99 formasi. Sedangkan, tenaga teknis lainnya 27 dan formasi tenaga medis ada 62 formasi. (mof/ris/ran/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#cpns