Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tak Terbukti Corona, ABK Vega Rose Dipulangkan

miminradar-Radar Banjarmasin • Senin, 17 Februari 2020 - 18:27 WIB
NEGATIF CORONA: ABK Kapal Vega Rose saat dirawat di RSUD Kotabaru.
NEGATIF CORONA: ABK Kapal Vega Rose saat dirawat di RSUD Kotabaru.

KOTABARU - Dua ABK kapal Vega Rose akhirnya dipulangkan, Minggu (16/2). Mereka tak terbukti mengidap penyakit corona.

"Jam 10.30, sudah kami serahkan kepada KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan). Pemulangan nanti didampingi dari Dinkes," ujar Plt Dirut RSUD Kotabaru Cipta Waspada.

Cipta mengatakan, masa inkubasi sudah berakhir. Dua awak kapal yang dinyatakan negatif corona.

Dua awak kapal asal Jawa itu, pada tanggal 12 Februari tadi dijemput tim dari KKP dan Dinkes. Kapten Kapal Lee Yungsu melapor, dua ABK nya terserang demam dan batuk seperti gejala corona.

Dua ABK pun kemudian dibawa ke rumah sakit. Dan diisolasi sampai kemarin. Selama isolasi atau karantina petugas kesehatan mengamati perkembangan kesehatan pasien.

Karena minim sarana, petugas hanya menunggu gejala corona seperti suhu badan di atas 39,5 derajat. Dan hal itu tidak terjadi.

Walau kapal tersebut berada di Cina pada 3 Februari tadi, namun Cipta mengatakan, Minggu (16/2) kemarin masa inkubasi 14 hari sudah lewat. Cipta dan tim mengacu pada data, bahwa kapal di Januari juga sudah beberapa kali singgah di Cina, tepatnya pada 19 dan 28 Januari.

Plt Kadinkes Kotabaru Ernawati membenarkan, ke dua pasien sudah diserahkan kepada KKP Kotabaru. Untuk selanjutkan dipulangkan ke daerah asal.

Sementara itu, penelitian terbaru di China terungkap. Bahwa masa inkubasi virus corona bisa mencapai hingga 24 hari. Penelitian dilakukan oleh dokter spesialis paru Zhong Nashan yang dipublikasi pada 9 Februari tadi.

Dalam penelitiannya, Zhong juga mengungkap bahwa suhu tubuh bukan satu-satunya metode yang ampuh mendeteksi gejala terjangkit corona.

Menanggapi itu, Cipta mengatakan mereka masih mengacu pada standar masa inkubasi yang disepakati WHO. Yakni selama 14 hari. Perbedaan kesimpulan itu katanya wajar, karena virus baru ditemukan. (zal/ran/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#kesehatan #Banua Kesehatan