BANJARMASIN - Dari data sementara Dinas Sosial Provinsi Kalsel, ada 191 ribu kepala keluarga yang menderita dampak ekonomi dari wabah virus corona.
"Data yang masuk sementara, ada 191.419 KK yang perlu dibantu," kata Kepala Dinsos Kalsel, Siti Nuryani, kemarin (4/5).
Rupanya, Dinsos masih menunggu data dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Balangan.
Data Barabai katanya masih dalam proses koreksi. Sedangkan Paringin, masih ditunggu-tunggu. "Ditunggu data dari kedua daerah itu secepatnya," tambahnya.
Sementara itu, Sekdaprov Kalsel Abdul Haris Makkie mengatakan, ada sejumlah skenario untuk penyaluran bantuan. "Setidaknya ada tiga skenario," ujarnya.
Tapi Haris belum memastikan mana yang akan dipilih. Alasannya, menunggu datanya rampung dulu.
Ditekankan Haris, akhir dari wabah ini belum bisa diprediksi. Perhitungan waktu ini penting, terkait kemampuan anggaran. Jika pemda asal-asalan dalam menghitungnya, bisa terancam bangkrut.
"Saya sudah koordinasikan dengan pemko dan pemkab. Datanya segera dikumpulkan, agar segera disalurkan dan penerimanya tepat sasaran," tegasnya. (gmp/fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin