Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ratusan Santri Gontor asal Kalsel Kembali ke Pondok

izak-Indra Zakaria • Kamis, 18 Juni 2020 - 19:06 WIB
KEMBALI BELAJAR: Ratusan santri dan santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo saat berada di Bandara Syamsudin Noor, kemarin. Di tengah pandemi Covid-19 mereka kembali. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN
KEMBALI BELAJAR: Ratusan santri dan santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo saat berada di Bandara Syamsudin Noor, kemarin. Di tengah pandemi Covid-19 mereka kembali. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Di tengah pandemi Covid-19, ratusan santri Banua harus kembali ke Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo. Rabu (17/6) mereka berangkat melalui Bandara Syamsudin Noor.

Diantar keluarga dan orang tua, para santri pondok di Jawa Timur ini tampak memenuhi selasar depan terminal keberangkatan bandara.

Mereka terlihat merapikan berkas persyaratan untuk bisa terbang menuju Bandara Juanda Surabaya. Dengan dibantu Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor yang bertanggungjawab dalam pemulangan santri ke pondok.

Ketua Panitia Pemulangan Santri Gontor, Muhammad Irsyad menyampaikan, total ada 131 santri, santriwati dan mahasiswa yang dipulangkan ke Gontor, (17/6). "Karena sesuai instruksi pimpinan pondok bahwa pelajaran sudah akan dimulai pada bulan ini," katanya.

Dia mengungkapkan, pemulangan santri sendiri dilakukan dengan tiga tahapan. Di mana, kemarin merupakan pemulangan tahap pertama dan kedua. "Tadi pagi kloter pertama sebanyak 16 mahasiswa dan mahasiswi. Siang ini, 115 santri, santriwati dan guru. Untuk kloter 3 ada 89 santri yang akan dipulangkan tanggal 21 Juni nanti," ungkapnya.

Disampaikannya, meski di masa pandemi, Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo sudah mendapatkan izin untuk melaksanakan aktivitas belajar. "Ini sudah dikoordinasi ke semua pihak. Bahkan ke presiden dan Gubernur Jawa Timur," ucapnya.

Irsyad menuturkan, Gontor sendiri sangat ketat menerapkan protap dalam menerima santri kembali. Sehingga, dipastikan tidak ada penularan virus corona di pondok. "Semua santri yang akan berangkat ini juga hasil rapid tes-nya non reaktif," tuturnya.

Ketua IKPM Cabang Kalsel Ahmad Nida Lukman menyampaikan, karena di tengah pandemi Covid-19, para santri yang kembali ke Gontor tidak diperkenankan diantar oleh keluarganya. "Semuanya diserahkan IKPM. Kami yang mengantar santri sampai ke pondok untuk menghindari terjadinya penumpukan manusia," ucapnya.

IKPM sendiri merupakan organisasi para alumni maupun orang-orang yang pernah belajar di Gontor. "Iya, baik alumni dari luar negeri maupun di daerah semuanya anggota IKPM," kata Nida.

Sementara itu, Muhammad, salah seorang santri mengaku senang dapat kembali ke pondok. "Karena selama ini bosan terlalu lama di rumah. Jadi senang bisa kembali belajar dan ketemu teman-teman," paparnya. (ris/ran/ema)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Banua Pendidikan