BANJARMASIN - Penduduk di permukiman bantaran sungai di Banjarmasin harus waspada terhadap ancaman luapan air.
Warga yang bermukim di bantaran sungai mesti waspada terhadap luapan air. Kondisi itu diprediksi bakal berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
Kepala Bidang Sungai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin, Hizbul Wathoni memprediksi, pasang tinggi air sungai akan berlangsung sampai 11 Desember.
"Dan kembali pasang pada tanggal 16 sampai 22 Desember," sebutnya. Ini dampak anomali cuaca global yang disebut La Nina.
Belum lagi permukaan sungai yang terus meninggi dari tahun ke tahun akibat pemanasan global. "Otomatis permukaan air sungai pun ikut naik," tambahnya.
Beberapa bencana yang rawan di bantaran sungai, sebut saja longsornya tebing sungai dan banjir.
Melihat dari sisi lain, Thony berharap, dari sini warga semakin sadar lingkungan. Bahwa sungai harus dijaga kebersihannya.
"Kalau memahami PP Nomor 2 Tahun 2018, permukiman di bantaran sungai memang harus ditertibkan. Dikembalikan ke fungsi sungai itu sendiri," tutupnya. (war/fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin