Hari ini (28/4) di Banjarmasin Selatan, Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilwali digelar. Bagaimana persiapan para kandidat?
---
BANJARMASIN - Calon wali kota nomor urut 1, Abdul Haris Makkie mengatakan, kubunya menghadapi PSU dengan sikap rasional.
"Andaikan kami meraih 100 persen suara di tiga kelurahan tersebut, tetap saja kami tak bisa mengalahkan kedua pasangan itu," ujarnya kepada Radar Banjarmasin via sambungan telepon, Senin (26/4) sore.
Artinya, mantan Sekdaprov Kalsel itu memaknai PSU ini sebagai pertarungan orang lain.
Yang ia maksud, siapa lagi kalau bukan pasangan calon nomor urut 2 dan 4, Ibnu Sina-Arifin Noor dan Ananda-Mushaffa Zakir.
Maka, Makkie ingin mengalir saja. Berapapun suara yang diperoleh akan disyukuri.
Tapi ia berharap, yang menang dan dilantik nanti adalah sosok berpengalaman dan berkarakter. "Berpengalaman, bukan berarti harus pernah menjabat wali kota. Bisa memimpin organisasi atau birokrasi," jelasnya.
Lalu, berkarakter. "Seorang pemimpin adalah panutan untuk dicontoh," tegas tokoh Nahdlatul Ulama tersebut.
Sementara itu, sang petahana, Ibnu Sina mengatakan bakal ada doa bersama timnya. "Kami akan menggelar salat hajat, mendoakan agar PSU berjalan damai," ungkapnya.
Politikus 46 tahun itu berharap, seusai PSU tak ada lagi gugat-menggugat. Sengketa pemilu di Bawaslu atau Mahkamah Konstitusi, menguras energi dan menyedot waktu semua pihak.
Agar wali kota yang baru bisa segera dilantik. "Karena masyarakat sudah menunggu-nunggu kehadiran pemimpin untuk menangani segala permasalahan di kota ini," ujar kader Partai Demokrat itu.
Rivalnya, Ananda mengaku bersyukur atas PSU ini. Toh ini hasil perjuangan tim hukumnya di MK. "Secara pribadi, saya coba memantapkan niat. Meluruskan dari awal, niatnya mencalon buat apa," kata mantan Ketua DPRD Banjarmasin itu.
Dia juga berharap, tidak banyak warga yang memilih golput. Mereka berbondong-bondong ke TPS dengan tetap menerapkan protokol pencegahan covid.
"Kalau persiapan saksi-saksi di lapangan nanti, pasangan saya Ustadz Mushaffa yang mengawalnya," tambah politikus Partai Golkar itu.
Satu-satunya calon wali kota dari jalur non partai alias independen adalah Khairul Saleh. Pemegang nomor urut 3.
Mantan pejabat Pemko Banjarmasin itu juga memilih bersikap realistis. "Kami ini... menambah suara tidak, mengurangi pun tidak. Jadi tak ada masalah untuk hasil PSU. Takkan jauh dari berbeda dari 9 Desember lalu," ujarnya, kemarin (27/4).
Toh, tim pemenangan sudah ia bubarkan. Kalau mengumpulkan lagi, Khairul mengakui agak susah, lantaran lagi-lagi memerlukan dana.
"Sudah saya tanyakan pada habib (calon wakilnya). Kami sepakat turun untuk mendukung KPU, bukan untuk mencari suara," tutup Khairul.
Diwartakan sebelumnya, sesuai putusan MK, digelar PSU di Kelurahan Mantuil, Murung Raya dan Basirih Selatan di Kecamatan Banjarmasin Selatan. Di sana ada 80 TPS dengan DPT 29.056 pemilih.
Pasca PSU, Ibnu masih unggul dengan 84.386 suara. Pesaing terdekat adalah Ananda dengan 69.525 suara.
Satu TPS Dijaga Dua Aparat
Mengamankan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilwali Banjarmasin, Polresta Banjarmasin dituntut bekerja ekstra.
Ada 80 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di tiga kelurahan di Banjarmasin Selatan.
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan memastikan, setidaknya 250 personel akan diterjunkan untuk mengamankan PSU hari ini (28/4).
"Dua personel untuk mengamankan satu TPS. Dibantu seorang Linmas dan dua petugas KPU," ujar Rachmat kemarin (27/4).
Dia berharap, masyarakat di Kelurahan Mantuil, Murung Raya dan Basirih Selatan bisa datang ke TPS-TPS untuk memberikan hak suaranya.
"Tak perlu khawatir. Jangan takut. Kami yang mengamankan. Personel akan bersiaga selama 24 jam. Bergabung ke pos-pos di kelurahan," tambahnya.
"Aparat yang diturunkan dijamin netral. Kami tidak berpolitik, tidak menganjurkan atau menyarankan untuk memihak kubu mana. 100 persen TNI dan Polri netral," tegasnya.
Bukan hanya dari Polresta, dari Kodim 1007/Banjarmasin dan Satbrimob Polda Kalsel juga akan membantu pengamanan PSU. "BKO dari Satbrimob ada 60 personel, ditambah 30 personel dari satuan Polda lainnya," tutupnya. (lan/war/gmp/fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin