BANJARBARU - Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari berharap liburan tahun baru di tempat wisata maupun pusat keramaian tidak menjadi klaster baru Covid-19. Untuk itu, dia meminta agar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjarbaru mengantisipasi berbagai kemungkinan.
“Kondisi saat ini, kita masih dibayang-bayangi varian baru covid-19 yaitu Omicron yang potensi penularannya cukup tinggi. Meskipun varian tersebut belum ditemukan di Kalsel maupun Banjarbaru kita harus tetap antisipasi agar liburan tahun baru ini tidak membuat kondisi kita menjadi lebih buruk,” ungkapnya.
Legislator muda PKS ini mengapresiasi kinerja dan pengorbanan dari berbagai pihak dalam penanganan pandemi covid-19 selama dua tahun belakangan ini. Sebaran kasus yang sempat berada dalam fase darurat, kata dia, saat ini sudah menunjukan penurunan yang signifikan. Sehingga ia berharap penanganan dampak pandemi terhadap ekonomi bisa lebih fokus dilakukan.
“Pengorbanan tenaga kesehatan kita jangan sampai menjadi sia-sia, karena kita mengabaikan protokol kesehatan,” katanya.
Khalis juga mengajak masyarakat menjaga momentum penurunan kasus covid-19 untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi. Jangan sampai, kata dia, euforia libur akhir tahun berdampak pada peningkatan kasus dan membuat keadaan menjadi lebih buruk.
“Tetap patuhi protokol kesehatan,” tambahnya.
Seperi diketahui, Varian virus Covid-19 terbaru, Omicron menghantui kita semua. Pemerintah tengah berupaya agar varian ini tidak sampai menyebar luas di Indonesia.
Jika sampai menyebar, besar kemungkinan ekonomi akan kembali melambat. Pasalnya, pembatasan sosial ketat kemungkinan akan diberlakukan lagi bila Omicron masuk ke Indonesia, apalagi virus ini dinilai lebih kuat penyebarannya dibandingkan varian Delta. (rvn/al/bin)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin