izak-Indra Zakaria• Rabu, 8 Februari 2023 - 11:56 WIB
KENA RAZIA: Sekelompok anak punk beserta beberapa unit vespa modifikasi tepergok razia oleh Satpol PP Banjarbaru. Mereka dilaporkan warga yang merasa resah atas aktivitasnya. | Foto: Satpol PP Banjarbaru for Radar Banjarmasin
Temuan Satpol PP Banjarbaru kali ini agak beda. Sebab, jika kebanyakan menggaruk PSK, gepeng maupun badut jalan. Kali ini, aparat Penegak Perda ini menertibkan sekelompok anak punk.
Ya, Satpol PP Banjarbaru mulanya menggelar razia di sejumlah titik di wilayah Banjarbaru pada Selasa (7/2) siang. Mereka menyisir beberapa titik yang kerap didapati pelanggaran ketertiban dan ketentraman masyarakat.
Di wilayah bundaran Kamaratih Landasan Ulin Banjarbaru. Tepatnya di salah satu halaman gerai retail modern, aparat mendapati sekelompok anak punk yang sedang nongkrong.
Menurut klaim Satpol PP, mereka menerima keluhan dari warga terkait keberadaan anak punk ini. Yang mana, warga menganggapnya kurang nyaman dengan keberadaan anak punk.
“Jadi memang awalnya warga melapor bahwa ada sekelompok anak punk yang nongkrong. Setelah kita cek ternyata benar adanya keberadaan mereka,” kata Kasi Opsdal Satpol PP Banjarbaru, Yanto Hidayat.
Petugas kata Yanto segera menegur aktivitas anak punk ini. Selain itu, di titik ini katanya juga didapati tiga unit vespa milik anak punk ini. “Kondisinya sudah dimodifikasi.”
Anak punk ini kata Yanto tak diangkut ke Mako Satpol PP Banjarbaru. Namun mereka diberi ketegasan agar tak mengulangi aksi serupa.
“Kita beri edukasi dan teguran. Jika nanti ditemukan lagi dan ada laporan lagi, maka akan kita lakukan tindakan tegas,” yakinnya.
Selain mendapati aktivitas anak punk. Dalam razia ini petugas juga turut mendapati badut jalanan. Badut jalanan ini kata Yanto juga diberikan teguran.
“Iya benar ada badut jalanan juga yang terpantau di beberapa titik. Untuk sementara kita tegur dulu, jika terbukti melanggar lagi maka akan diamankan,” tegasnya.
Badut jalanan ini kata Yanto terjaring di sekitaran lampu lalu lintas Km 33 Banjarbaru. Selain terkesan meminta-minta, badut jalanan ini ujarnya juga terpantau mengamen ke pengendara.
“Kita juga mendapati ada beberapa PKL yang berjualan sampai bahu jalan. Kita minta pinggirkan ke area yang lebih aman,” pungkasnya. (rvn/ij/bin)