Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Geopark Meratus Diusulkan ke UNESCO

izak-Indra Zakaria • Rabu, 2 Agustus 2023 | 12:45 WIB
Pegunungan Meratus. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN
Pegunungan Meratus. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

Geopark Meratus akan diusulkan menjadi UNESCO Global Geopark (UGG). Usulan dikirim lewat surat yang ditandatangani Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Itje Chodidjah.

“Surat dikirim ke Delegasi Tetap RI untuk UNESCO di Paris pada 28 Juli 2023,” kata Ketua Harian Badan Pengembangan Geopark Meratus, Hanifah Dwi Nirwana (1/8). Delegasi diminta untuk meneruskan surat itu ke UNESCO Section on Earth Sciences and Geo-Hazards Risk Reduction, Division of Ecological and Earth Sciences. 

“Dalam surat itu, ada dua kandidat yang diusulkan menjadi UGG, Geopark Meratus dan Geopark Kebumen,” ungkapnya.

Sebelum surat usulan dikirim, Hanifah menyampaikan, KNIU bersama Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan pada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melakukan evaluasi pada 24 sampai 26 Juli.

Evaluasi tersebut untuk memastikan bahwa Geopark Meratus layak diusulkan menjadi UGG. “Alhamdulillah, bisa kami sampaikan bahwa Geopark Meratus dianggap sudah layak ke tingkat dunia,” sebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel ini.

Dengan demikian, tinggal satu langkah lagi untuk mewujudkan Pegunungan Meratus diakui menjadi UGG. “Seperti harapan gubernur, karena apabila menjadi UGG, kita adalah bagian dari jejaring dunia,” ujarnya. Tentu Pemprov Kalsel harus segera memenuhi standar UNESCO. Mulai dari visibilitas, aksesibilitas, dan fasilitas. “Ini perlu kerja sama semua pihak. Baik pemprov, pemda, akademisi, komunitas, juga swasta,” tuturnya.

Ia menyebut, salah satu persyaratan yang dilengkapi yakni membangun papan informasi dan beberapa fasilitas di 54 situs warisan geologi atau geosite di Meratus.  Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan melalui Kabid Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha menambahkan, pemprov akan membangun infrastruktur dan sarana penunjang geopark pada 2023 ini. “Ini sesuai arahan delegasi dari Global Geopark Network (GGN) saat menganalisis Geopark Meratus pada Oktober 2022 lalu,” ungkapnya. 

Delegasi GGN yang dipimpin Ketua Dewan UNESCO Global Geopark (UGGp), Guy Martini itu menyarankan peningkatan di empat rute menuju Geopark Meratus. “Setiap rute ada temanya. Anggaran masing-masing temanya Rp750 juta,” sebutnya.

Tema pertama adalah peningkatan sarana perjalanan pada sungai Urang Banjar. Kedua, peningkatan sarana tema A Glittering Travel From Tropical Forest to Diamond.

Kemudian tema ketiga, peningkatan sarana Inspiring Cruse Through Earth and People History. Dan tema terakhir, peningkatan sarana Following The Sound of The Wind Toward Magic Dayak Meratus.

Ryan menyebut, tidak ada konstruksi khusus di empat tema itu. Hanya peningkatan sarana penunjang, seperti fasilitas umum untuk pengunjung yang akan mendatangi geosite-geosite. (ris/gr/fud)

Editor : izak-Indra Zakaria