Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Tanah Bumbu Hamaluddin Taher memastikan, ketersediaan bahan pokok (bapok) di daerahnya masih aman menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Hamaluddin mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan ke gudang distributor besar di Batulicin dan tiga pasar di Tanah Bumbu, baru-baru tadi.
Yakni di Pasar Bumi Pangeran Pagatan, Pasar Harian Simpang, dan Pasar Niaga Bersujud. Hasilnya, stok bahan pokok masih aman.
“Untuk minyak goreng, ketersediaannya aman, karena PT JAR yang memproduksi minyak goreng berada di Tanah Bumbu. Bahan komoditi vital lainnya seperti beras, gula, tepung, dan lainnya juga masih aman," kata Hamaluddin.
Terkait harga bapok, Hamaluddin merincikan, untuk cabai merah kriting dan cabai merah besar turun dari Rp90 ribu/kg menjadi Rp60 ribu/kg. Kemudian, cabai rawit merah dari harga Rp100 ribu/kg menjadi Rp80 ribu/kg. “Penurunan ini karena pasokan yang berasal dari panen lokal lebih banyak masuk ke pasar,” terangnya.
Kendati begitu, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan. Seperti harga bawang merah, naik dari Rp32 ribu/kg menjadi Rp35 ribu/kg, bawang putih dari harga Rp35 ribu/kg, menjadi Rp38 ribu/kg, dan daging ayam ras dari Rp27 ribu/kg menjadi Rp30 ribu/kg. “Kenaikan ini masih wajar karena banyaknya permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujarnya. (*)