Banjir di Hulu Sungai Tengah (HST) masih merendam fasilitas pendidikan. Seperti SDN 3 Mandingin, air merendam sekolah sejak. Salah seorang guru, Fahriadi menjelaskan ketinggian air bervariasi. "Akses menuju sekolah ketinggian air mencapai lutut orang dewasa," ujarnya, Kamis (4/1) pagi.
Fahriadi menambahkan, sebenarnya banjir sudah merendam sekolah sejak Senin 1 Januari 2024. Kemudian di tanggal 2 Januari mulai surut. "Namun sore harinya turun hujan, akibat air kembali naik sampai hari ini (Kamis, red)," tambahnya. Sementara kondisi di lapangan menunjukkan belum ada tanda-tanda air surut. Guru-guru berharap hujan tidak turun lagi. Walaupun pagi ini cuaca di HST mendung.
"Kalau diguyur hujan lagi, pasti naik lagi. Saat ini anak-anak dan guru-guru gotong royong bersih-bersih dan mengamankan peralatan sekolah. Anak-anak juga belajar secara daring," pungkasnya. Sampai berita ini diturunkan, media ini masih menunggu rekap data jumlah sekolah terdampak banjir dari Dinas Pendidikan HST. (*)
Editor : izak-Indra Zakaria