Pesepeda motor yang kerap melintasi badan siring Sungai Martapura kian meresahkan. Ditegur berkali-kali, tak diindahkan. Paling ramai sore hari. Misalnya terjadi di Siring Teluk Kelayan, Banjarmasin Selatan. Di sini, siring yang semestinya digunakan pejalan kaki, malah disalahgunakan pengendara bermotor.
Warga setempat, CH Suriansyah menuturkan, kondisi ini sudah berlangsung sejak lama. Awalnya hanya pesepeda pancal. Kemudian pesepeda listrik. "Sampai akhirnya sepeda motor juga ikut-ikutan," kata warga RT 4 itu, belum lama tadi.
Tidak hanya warga situ, orang luar juga sama saja. Misalnya para pemancing ikan. "Sudah sering ditegur Pak RT dan bebeberapa warga, tapi tetap saja bebal," keluhnya. "Kami sampai ingin membikin portal saja di siring ini," ujarnya. "Kasihan para pejalan kaki dan pengunjung yang bersantai di siring," tambahnya.
Suriansyah juga beberapa kali melihat pemotor itu terjatuh di siring. Sebab di sana tidak ada turunan untuk motor. "Kan hanya ada tangga. Seingat saya ada tiga kali kejadian pemotor yang terjatuh," ungkapnya. "Semoga ada solusi dari pemko," harapnya.
Terpisah, Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman, meminta kelurahan untuk turun tangan menertibkan. "Di kawasan wisata sebenarnya lebih gampang menertibkan, karena sudah ada UPTD-nya," ujarnya, Rabu (24/4). "Seperti di Siring Muara Kelayan ini, bisa disikapi kelurahan setempat," pintanya.
"Apalagi kalau sampai ada yang terjatuh. Jadi justru merugikan pengendara motor itu sendiri," ujarnya.
Dan Ikhsan sendiri melihatnya. "Tadi barusan saya lewat di kawasan Sungai Baru (Kampung Ketupat). Juga ada pengendara motor yang melintas di atas siringnya," sesalnya. (*)