Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Karena Hujan dan Berlumpur, Pengaspalan Jalur Alternatif Km 171 Ditunda

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Jumat, 5 Juli 2024 - 19:12 WIB
DITUNDA:Pengaspalan di jalur alternatif Km 171 terpaksa ditunda karena kondisi jalan berlumpur akibat hujan.(Foto:Dinas PUPR Tanbu untuk Radar Banjarmasin)
DITUNDA:Pengaspalan di jalur alternatif Km 171 terpaksa ditunda karena kondisi jalan berlumpur akibat hujan.(Foto:Dinas PUPR Tanbu untuk Radar Banjarmasin)

 

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) terpaksa menunda pengaspalan jalur alternatif Km 171 di Desa Satui Barat, Kecamatan Satui.

Pasalnya, hujan terus-menerus sejak Selasa (2/7/2024), membuat jalan tersebut berlumpur. “Kondisi jalan masih belum bisa diaspal karena berlumpur. Jadi harus ditambah lagi dengan pengerasan LPA (lapis pondasi agregat),” ujar Kabid Bina Marga Dinas PUPR Tanbu, M Ramdhan Mubarak Nasution dikonfirmasi Radar Banjarmasin, Kamis (4/7/2024). 

Ia menjelaskan saat ini alat berat masih membuang lumpur di lokasi. Pengaspalan akan dilaksanakan setelah kondisi memungkinkan. Sambil menunggu cuaca panas, dinas PUPR melakukan perawatan jalan yang bergelombang.

Ia mengatakan paket pengaspalan jalur alternatif Km 171 dikerjakan oleh kontraktor Buana Karya Wiratama dengan konsultan CV Takebeye Jaya Utama.Pengaspalan ini menelan dana Rp13 miliar. “Yang diaspal kurang lebih 1,3 Km,” sebutnya.

Hujan deras yang mengguyur Tanbu beberapa waktu lalu,  membuat kondisi jalur alternatif Km 171 semakin memprihatinkan. Sepanjang jalan penuh lumpur. Lubang-lubang besar juga ditutup sementara dengan batu oleh warga.

 

Di media sosial, netizen juga menyindir mengeluhkan kondisi buruknya jalan penghubung Batulicin-Pelaihari itu. Sebelum rencana pengaspalan jalur alternatif Km 171, pada Senin (24/6/2024), Bupati Tanbu Zairullah Azhar dan sejumlah pejabat daerah telah meninjau ke lokasi. 

Zairullah mengaku mengerti keinginan masyarakat untuk perbaikan jalan Km 171. Namun, ia mengaku kewenangannya terbatas. “Kita di daerah terus berusaha yang terbaik untuk masyarakat. Persoalan jalan (milik) nasional ini sangat memberatkan kita," ucapnya saat itu. (*)

 

 
 
 
Editor : Indra Zakaria
#tanah bumbu #Km 171