PROKAL.CO, Masyarakat dibuat resah oleh aksi saling serang yang melibatkan sekelompok remaja. Tawuran tersebut terekam dalam dua video yang tersebar lewat pesan berantai di grup-grup WhatsApp.
Video pertama berdurasi 51 detik itu menampilkan insiden pertama di kawasan Gang Ambon, Belitung Utara, Banjarmasin Barat, pada Jumat (8/11) malam.
Disusul kejadian kedua di kawasan Gerilya, Banjarmasin Selatan, pada Sabtu (9/11) malam. Terekam dalam video berdurasi 17 detik.
Kedua video amatir itu memperlihatkan sekelompok remaja saling serang, membuat pengendara yang melintas ketakutan dan berputar arah demi keselamatan.
Dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Eru Alsepa mengatakan kepolisian telah menyisir lokasi-lokasi kejadian.
"Kami sudah sisir kawasan tersebut, dan sekarang sudah kondusif. Kami akan terus memantau titik-titik rawan tersebut untuk memastikan keamanan," ujarnya, Selasa (12/11).
Polisi juga telah mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat tawuran. Rencananya dalam waktu dekat akan gelar perkara untuk memberikan efek jera bagi para pelaku.
Meski demikian, ia belum merinci jumlah yang diamankan. "Informasi lebih lanjut akan disampaikan dalam konferensi pers oleh Kapolresta Banjarmasin, Rabu siang (hari ini)," katanya.
Terpisah, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengimbau para orang tua untuk memperhatikan aktivitas anak-anaknya di luar rumah.
"Pengawasan dari orang tua, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mencegah aksi-aksi semacam ini," tutur Ibnu.
Baca Juga: Terungkap! 5 Saksi Bongkar Jaringan Narkoba Oknum Polisi di Tarakan, Ini Detail Persidangannya
Ia menegaskan, pemko bersama kepolisian akan bekerja sama. Polisi dan Satpol PP akan patroli rutin untuk mencegah tawuran remaja itu terulang. (*)
Editor : Indra Zakaria