Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), aktivitas penerbangan di Bandara Syamsudin Noor diprediksi akan terjadi peningkatan hingga 5 persen dengan total 1.534 movements dibandingkan tahun sebelumnya dengan 1.464 movements.
Hal itu disampaikan langsung oleh General Manager Bandara Syamsuddin Noor, Dony Subardono usai membuka Posko Terpadu Angkutan Udara di Selasar Exhibition Hall Terminal Kedatangan Domestik Bandara Syamsudin Noor, Selasa (17/12/2024) sore.
"Kemudian diestimasi terjadi pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 7 persen dengan 182.859 pax dibandingkan periode sebelumnya sebesar 171.149 pax," ucap Dony.
Dony juga mengatakan pihaknya mendukung dan mengapresiasi sinergi dengan para stakeholder guna mewujudkan keamanan dan kelancaran lalu lintas perjalanan udara. Berbagai persiapan juga telah dilakukan. Mulai dari kesiapan fasilitas kebandarudaraan, personel operasional, antisipasi keselamatan, keadaan darurat, accident, dan force majeur.
"Untuk operasional posko terpadu dimulai 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 yang dilaksanakan Angkasa Pura Indonesia, TNI, Polri, Maskapai, Perum LPPNPI (Airnav), BMKG, BKK, dan komunitas bandara lainnya. Posko akan beroperasi sesuai jam operasional bandara mulai pukul 06.00 hingga 22.00 Wita," jelas Dony.
“Mengingat tingginya mobilitas para pengguna jasa, kami mengimbau para penumpang dapat tiba lebih awal di bandara minimal 3 jam sebelum waktu keberangkatan," lanjutnya. Lebih jauh, Dony mengakui puncak mudik diperkirakan akan terjadi pada 26 Desember 2024 dan arus balik pada 5 Januari 2025 mendatang.
"Prediksi puncak berangkat 21 Desember 2024 sebesar 11.100 pax. Dan Prediksi puncak arus balik 4 Januari 2025 sebesar 9.147 pax. Saat ini pun sudah ada satu maskapai yang mengajukan extra flight, yakni Air Asia dengan tujuan ke Bali," imbuhnya.
Sementara itu, GM Garuda Indonesia Banjarmasin, Andy Syahputra mengatakan untuk Natal dan Tahun Baru 2025 ini terjadi trend positif pemesanan tiket penerbangan.
"Artinya pembukuan atau pemesanan terus bertambah. Trend nya terlihat mendekati H-2 sudah fully book," sebutnya.
Tak hanya itu, pada Desember ini pun Maskapai Garuda Indonesia bertepatan dengan musim puncak Jemaah Umrah dari Banjarmasin ke Jeddah atau Madinah. "Sehingga, selain Nataru, permintaan juga meningkat dari perjalanan umrah," imbuhnya.
Diketahui, tersedia rute penerbangan langsung dari dan ke Bandara Syamsudin Noor. Mulai dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Balikpapan, Muara Teweh, Batulicin, Makassar, Denpasar, dan Kotabaru. Selain itu, berdasar Surat Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor PR.303/1/20/MHB/2024 perihal Pengenaan Potongan Harga Tarif Jasa Kebandarudaraan. Di mana, ada potongan harga tarif sebesar 50 persen atas pelayanan jasa penumpang atau yang populer dikenal dengan passenger service charge (PSC).
Rencananya, kebijakan ini akan dimulai pada 19 Desember 2024 sampai dengan 5 Januari 2025 mendatang. (*)
Editor : Indra Zakaria