Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kecelakaan di Jembatan Alalak: Pengendara Motor Tabrak Truk Mogok di Tengah Hujan Deras

Redaksi Prokal • 2026-02-06 09:00:49
RUSAK BERAT: Kondisi motor hancur parah usai tabrak truk tronton di atas Jembatan Alalak Banjarmasin, Kamis (5/2/2026) malam. (Maulana/Radar Banjarmasin)
RUSAK BERAT: Kondisi motor hancur parah usai tabrak truk tronton di atas Jembatan Alalak Banjarmasin, Kamis (5/2/2026) malam. (Maulana/Radar Banjarmasin)

 

BANJARMASIN – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di atas Jembatan Alalak, atau yang lebih dikenal dengan Jembatan Basit, pada Kamis (5/2/2026) malam sekitar pukul 22.00 WITA. Kecelakaan ini melibatkan seorang pengendara sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DA 2055 NV yang menabrak bagian belakang truk tronton bernomor polisi DA 8518 CH yang sedang berhenti di badan jalan saat cuaca buruk melanda kawasan tersebut.

Pengendara sepeda motor, seorang pemuda berusia 21 tahun berinisial S, diketahui merupakan warga Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Korban yang melaju dari arah Handil Bakti menuju Kota Banjarmasin diduga tidak melihat keberadaan truk yang terparkir di separuh badan jembatan akibat jarak pandang yang sangat terbatas akibat hujan deras. Akibat benturan keras tersebut, S mengalami luka robek di bagian dagu dan wajah, namun masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi oleh relawan darurat menuju RSUD dr. Moch Ansari Saleh Banjarmasin.

Sopir truk tronton berinisial A (22) menjelaskan bahwa kendaraannya mengalami gangguan mesin mendadak saat melintas di atas jembatan. Ia mengaku telah menepikan truk selama kurang lebih 15 menit untuk mencari tambahan bahan bakar solar karena mesin mengalami gejala "masuk angin". Namun, keterangan dari saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa truk tersebut berhenti tanpa adanya tanda peringatan atau rambu darurat yang jelas bagi pengendara lain, yang diperparah dengan kondisi hujan lebat.

Benturan yang terjadi mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan sepeda motor korban, termasuk hancurnya setang dan bodi kendaraan. Meski lokasi kejadian secara administratif masuk dalam wilayah hukum Polresta Banjarmasin, penanganan awal segera dilakukan oleh Satlantas Polres Barito Kuala yang lebih dulu tiba di lokasi guna mengamankan arus lalu lintas yang sempat tersendat.

Guna mengurai kemacetan, petugas mengalihkan arus kendaraan sementara ke arah Bundaran Kayu Tangi. Saat ini, truk tronton beserta pengemudinya telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan unsur kelalaian dan penyebab pasti dari kecelakaan tersebut, sementara koordinasi antar-satuan lantas terus dilakukan untuk penanganan kasus ini.(*)

Editor : Indra Zakaria