Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Januari Kelam di Banjarbaru: Kasus Penemuan Mayat Meningkat Tajam

Redaksi Prokal • 2026-02-07 13:45:00
EVAKUASI: Polres Banjarbaru saat mengevakuasi mayat laki-laki yang ditemukan di Jl RO Ulin, Gg Sapta Marga, Loktabat Selatan, Kamis (29/1). (Foto: POLRES BANJARBARU)
EVAKUASI: Polres Banjarbaru saat mengevakuasi mayat laki-laki yang ditemukan di Jl RO Ulin, Gg Sapta Marga, Loktabat Selatan, Kamis (29/1). (Foto: POLRES BANJARBARU)

 

PROKAL.CO- Awal tahun 2026 menjadi periode yang cukup menyibukkan sekaligus memprihatinkan bagi aparat kepolisian di Banjarbaru. Hanya dalam waktu satu bulan, tepatnya sepanjang Januari, Polres Banjarbaru telah menangani enam kasus penemuan mayat di berbagai lokasi. Angka ini tergolong sangat tinggi dan tidak biasa, mengingat rata-rata kasus serupa pada periode sebelumnya biasanya hanya berkisar antara satu hingga tiga laporan saja per bulan.

Kaur Inafis Polres Banjarbaru, Aipda Aulia Rahman, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), terdapat pola yang cukup mencolok dari para korban. Mayoritas dari mereka diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental. Dugaan penyebab kematian pun bervariasi, namun sebagian besar mengarah pada tindakan bunuh diri serta kondisi sakit yang diperparah oleh kurangnya pengawasan.

Pihak kepolisian menyoroti fenomena ini sebagai alarm bagi kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. Banyak dari korban ditemukan dalam kondisi tinggal seorang diri, termasuk lansia yang minim interaksi dengan tetangga sekitar. Kurangnya pemantauan terhadap warga yang hidup soliter atau memiliki riwayat penyakit tertentu menjadi faktor kunci mengapa keberadaan para korban seringkali baru diketahui setelah mereka meninggal dunia.

Rincian kasus sepanjang Januari mencatat sebaran lokasi yang cukup luas, mulai dari kawasan Cempaka, Landasan Ulin, hingga Sungai Ulin. Kasus terakhir ditemukan pada penghujung Januari di sebuah rumah di Kompleks Griya Nalar Asri. Menanggapi situasi ini, Polres Banjarbaru mengimbau masyarakat untuk lebih peka dan meningkatkan semangat gotong royong dalam memantau kondisi warga di lingkungan masing-masing demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.(*)

Editor : Indra Zakaria