Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Petani Ditemukan Mengambang di Sungai Arut

sastro-Sastro Radar Sampit • 2020-08-10 15:32:24
MENINGGAL : Jenazah Asmanto usai dievakuasi ke rumahnya. Korban diduga tenggelam setelah epilepsinya kambuh saat mengemudikan geteknya menuju kebun, Sabtu (8/8).(POLRES KOBAR for RADAR PANGKALAN BUN)
MENINGGAL : Jenazah Asmanto usai dievakuasi ke rumahnya. Korban diduga tenggelam setelah epilepsinya kambuh saat mengemudikan geteknya menuju kebun, Sabtu (8/8).(POLRES KOBAR for RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Seorang warga ditemukan tewas tenggelam di aliran Sungai Arut, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawarinin Barat (Kobar), Propinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (8/8) malam. Kondisi jenazah yang diketahui bernama Asmanto itu masih lengkap mengenakan pakaian. Kuat dugaan korban hanyut akibat terjatuh dan tenggelam di aliran air sungai. 

Korban adalah warga Jalan Pantai Arut, Desa Kenambui, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kobar. Informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan tewas di aliran sungai, lelaki 39 tahun ini pamit kepada keluarga pada Sabtu pagi pukul 07.00 WIB untuk pergi ke kebun guna membersihkan lahan sawit dengan menggunakan getek atau perahu kecil.  

"Korban ini menurut keluarga ada memiliki riwayat penyakit epilepsy dan diduga kuat saat perjalanan menyusuri sungai menggunakan getek penyakitnya kambuh dan jatuh ke sungai," kata Kapolsek Arsel AKP Wihelmus Helky saat dikonfirmasi, Minggu (9/8) siang. 

Kemudian tubuh korban yang hanyut ini pertama kali terlihat oleh warga sekitar yang melintas di jalan dekat sungai. Warga pun berteriak hingga mengundang perhatian warga. Sehingga mengevakuasi mayat korban ke atas sungai. 

 "Dugaan sementara korban meninggal murni tenggelam karena tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan pada tubuh korban,"tandas Wihelmus.  (sla/gus)

 

 

Editor : sastro-Sastro Radar Sampit
#pangkalanbun #mayat #meninggal dunia