Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sertijab Rektor IAIN Palangkaraya Diwarnai Aksi Demo

izak-Indra Zakaria • Selasa, 27 Juni 2023 - 19:48 WIB
Mahasiswa perwakilan Dema IAIN Palangka Raya menggelar demo di sela sertijab rektor. (foto: zaki/kaltengtv.com)
Mahasiswa perwakilan Dema IAIN Palangka Raya menggelar demo di sela sertijab rektor. (foto: zaki/kaltengtv.com)

Serah Terima Jabatan (Sertijab) Rektor IAIN Palangkaraya Periode 2023-2027, Senin (26/6). Bertempat di Aula Asmaul Husna, IAIN Palangkaraya diwarnai aksi damai. Ini terjadi, buntut dari dibatalkannya Seminar Diskusi Akal Sehat dengan narasumber Rocky Gerung yang sudah dicanangkan  Dewa Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya, Sabtu (24/6) lalu, pihak

Juru Bicara Aksi Damai Mahasiswa, Muklis Ikhlasulalam kepada media mengatakan, mahasiswa khususnya pihak penyelenggara kegiatan dalam aksi ini menyampaikan beberapa poin tuntutan. Ditujukan kepada Rektor IAIN Palangkaraya berjalan, Prof Akhmad Dakhoir, dan kepada rektor sebelumnya, Prof Khairil Anwar.

“Pertama kami minta difasilitasi oleh pihak Rektorat  dalam penyelesaian polemik. Pembatalan sepihak lokasi seminar yang dibatalkan dalam hitungan kurang dari satu hari. Kedua kami menuntut Rektor Prof Khairil Anwar untuk bertanggungjawab. Atas inkonsistensi kebijakan yang telah mengizinkan berlangsungnya kegiatan. Kami juga mengecam segala bentuk intervensi dan pembatasan atas kebebasan berekspresi mahasiswa,” ungkapnya dilansir dari kaltengtv.com.

Sementara itu, dalam aksi itu, Khairil Anwar yang juga selaku Ketua Pengurus Masjid Raya Darussalam sebagai pemegang izin peminjaman lokasi kegiatan tersebut hadir menemui peserta aksi. Ia menjelaskan pembatalan acara seminar tersebut karena adanya ketidaktuntasan proses administrasi pihak penyelenggara dengan pihak pengurus masjid.

Di akhir aksi, mahasiswa menyebutkan Rektor baru, Prof Akhmad Dakhoir menyatakan siap memfasilitasi semua poin tuntutan. Hal itupun akan difollow up mahasiswa selama 1×24 jam. (bro/ila)

 

 
Editor : izak-Indra Zakaria