Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tampilkan Kesenian Dayak, Perkenalkan Khasiat Bajakah

izak-Indra Zakaria • Jumat, 8 Desember 2023 - 19:10 WIB
Photo
Photo

Podcast Ruang Redaksi Kalteng Pos kedatangan putra dan putri terbaik Bumi Tamun Bungai. Mereka baru saja membawa pulang piaga bergilir Duta Wisata Indonesia 2023 yang baru saja selesai digelar di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Keduanya adalah jagau Jales Veva Jaya Mahe dan bawi nyai Rabeka Putri.

 

OKTAVIANA AYU SEKARINI, Palangka Raya

 

NAMA jagau dan bawi nyai Kalimantan Tengah (Kalteng), Jales Viva Jaya Mahe dan Rabeka Putri, makin popular. Keduanya baru saja mengharumkan nama Kalteng, setelah membawa pulang piala bergilir Duta Wisata Indonesia 2023. Penampilan keduanya pada ajang nasional tersebut mencuri banyak perhatian. Baju adat, kesenian, budaya, dan pariwisata Kalteng ternyata mencuri perhatian dewan juri pada acara puncak pemilihan Duta Wisata Indonesia 2023 di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, akhir November lalu.

“Pada malam puncak itu, dimulai dari kami membuka dengan salam adat Dayak, atmosfer malam itu berubah. Tari dadas dan atraksi api yang kami bawakan pun memikat para tamu yang hadir malam itu. Itu karena budaya Kalteng punya keunikan dan keunggulan tersendiri,” ungkap Rabeka Putri saat menjadi bintang tamu podcast Ruang Redaksi, Kamis (7/12).

Selain kesenian Dayak, Rabeka dan Jales juga mempromosikan potensi wisata Bumi Tambun Bungai yang unik nan eksotis dengan hutan hutan tropisnya. Keduanya juga turut memperkenalkan sejuta khasiat akar bajakah. Sejalan dengan itu, istilah “basarita bajakah” yang merupakan akronim dari bangkitkan pariwisata melalui bajakah mendunia menjadi terkenal.

Dikatakan Rabeka, salah satu upaya mempromosikan wisata di Kalteng agar dilirik turis mancanegara adalah melalui khasiat bajakah. Tanaman herbal itu bisa membangkitkan rasa penasaran para pelancong untuk mampir dan menikmati wisata alam maupun wisata buatan di Kalteng. Hal tersebut dilakukan oleh Jagau dan Bawi Nyai Kalteng 2023 itu agar tercipta pariwisata yang berkelanjutan.

“Kesempatan di Kendari itu adalah momentum yang pas untuk kami mempromosikan tumbuhan bajakah yang punya segudang manfaat,” timpal Jales.

Pihaknya bekerja sama dengan pelaku UMKM lokal untuk rebranding produk akar bajakah dalam momen istimewa itu. “Inovasi yang kami lahirkan adalah akar bajakah yang dikemas seperti kantung the yang bisa dibawa sebagai buah tangan, jadi lebih praktis dan instan, tinggal seduh saja,” ungkapnya.

Mengemban amanah sebagai Duta Wisata Indonesia yang memiliki tanggung jawab besar dari Sabang hingga Merauke, bukanlah hal yang mudah. Namun, Jagau dan Bawi Nyai Kalteng itu sudah menyiapkan langkah-langkah yang akan diambil nanti. Menurut mereka, dengan menjaga dan merawat potensi wisata alam dan budaya di tiap daerah, maka warisan leluhur yang orisinal akan tetap lestari dan terjaga. (*/ce/ala)

Editor : izak-Indra Zakaria