Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kasus Pencurian Meteran, PDAM Sampit Sudah Melapor

Indra Zakaria • Minggu, 4 Februari 2024 - 20:06 WIB
PENCURIAN : Andi (22) warga Jalan Mentaya Permai I, Kecamatan Baamang, Sampit memperlihatkan meteran PDAM miliknya yang hilang dicuri, Senin (29/1/2024) (FAHRY/RADAR SAMPIT)
PENCURIAN : Andi (22) warga Jalan Mentaya Permai I, Kecamatan Baamang, Sampit memperlihatkan meteran PDAM miliknya yang hilang dicuri, Senin (29/1/2024) (FAHRY/RADAR SAMPIT)

 

Direktur Perumdam Tirta Mentaya Sampit Firdaus Herman menerima hingga puluhan laporan kehilangan meteran air milik pelanggan dalam beberapa hari terakhir. ”Kami setiap harinya mendapatkan laporan puluhan pelanggan yang kehilangan meteran PDAM,” kata Firdaus.

Menurutnya, akibat kejadian ini, kerugian bukan hanya dirasakan oleh pelanggan saja, melainkan juga pihaknya lantaran pipa air dari meteran terus mengeluarkan air. ”Makanya, air itu terus mengalir tanpa adanya meteran,” ucapnya.

Ditegaskannya, beberapa waktu lalu dirinya juga sudah melaporkan hal ini ke Polsek Baamang dan Polsek Ketapang sesuai dengan lokasi meteran yang hilang dicuri. ”Kami sudah melaporkan kejadian ini namun belum direspons lantaran nominal meteran tidak mencapai Rp 2,5 juta,” sebutnya. Firdaus pun menyayangkan hal ini, dirinya mencontohkan penanganan kasus di daerah lain, pencurian buah palawija saja diproses hukum, apalagi hanya meteran air yang nilainya mencapai Rp 2,5 juta.

”Kasus ini sudah terjadi hampir 3 minggu ini. Bayangkan saja jika dalam satu hari jumlahnya mencapai 30 meteran, berapa kerugian jika ditotalkan,” imbuhnya. Direktur Perumdam Tirta Mentaya Sampit berharap Kepolisian bisa merespons keluhan masyarakat yang menjadi korban pencurian meteran PDAM. (sir/fm)

Editor : Indra Zakaria
#sampit