Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Menyingkap Lapangan Terbang Tersembunyi: Jejak Rahasia Pesawat AURI di Hutan Lamandau Saat Operasi Dwikora

Redaksi Prokal • Jumat, 16 Januari 2026 - 13:45 WIB
Danlanud Iskandar beserta jajaran dan aparat Pemkab Lamandau, ketika di lokasi bekas lapangan terbang yang pernah beroperasi tahun 1964 di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau.
Danlanud Iskandar beserta jajaran dan aparat Pemkab Lamandau, ketika di lokasi bekas lapangan terbang yang pernah beroperasi tahun 1964 di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau.

LAMANDAU – Sebidang lahan seluas 72 hektare di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang, kini kembali menjadi sorotan sebagai saksi bisu perjuangan bangsa. Kawasan tersebut memiliki nilai historis tinggi karena pernah difungsikan sebagai lapangan terbang Aju bagi pesawat Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) saat masa Operasi Dwikora pada tahun 1964 silam.

Guna menjaga kedaulatan dan nilai sejarah tersebut, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, melakukan audiensi strategis dengan Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, pada Senin (12/1). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam penguatan koordinasi antara TNI Angkatan Udara dan Pemerintah Kabupaten Lamandau, khususnya terkait pengelolaan aset negara.

Dalam audiensi tersebut, Danlanud menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Lamandau memberikan dukungan penuh dalam proses penertiban, pengamanan, serta penyelesaian administrasi aset tersebut. Penataan administrasi yang jelas dipandang sebagai langkah awal untuk membuka peluang pemanfaatan lahan secara optimal dan tepat guna, selaras dengan statusnya sebagai aset pertahanan negara.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi. Menurutnya, kerja sama lintas sektor ini bukan hanya soal urusan administratif, melainkan fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Usai pembahasan di kantor bupati, rombongan Lanud Iskandar bersama staf Pemkab Lamandau langsung terjun ke lapangan untuk meninjau lokasi eks lapangan terbang Aju tersebut. Peninjauan ini mencakup pengecekan kondisi kawasan serta memastikan keberadaan patok-patok penanda aset TNI AU sebagai langkah nyata dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap lahan bersejarah di wilayah Kabupaten Lamandau.

Sinergi ini diharapkan mampu menghidupkan kembali memori kolektif tentang peran strategis wilayah Delang dalam sejarah kedirgantaraan Indonesia, sekaligus memastikan aset-aset berharga milik negara tetap terjaga dan terlindungi dari potensi sengketa di masa depan.(*)

Editor : Indra Zakaria