SAMPIT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca bagi masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah. Selama periode 8 hingga 10 Februari 2026, sebagian besar wilayah Kalteng diprakirakan akan dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat serta angin kencang.
Berdasarkan analisis dari BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, kondisi atmosfer saat ini menunjukkan aktivitas Gelombang Kelvin yang cukup signifikan di atas Pulau Kalimantan. Selain itu, adanya fenomena belokan angin serta konvergensi (perlambatan kecepatan angin) memperkuat pertumbuhan awan hujan secara masif.
"Kondisi atmosfer yang labil dan kelembapan udara yang tinggi sangat mendukung proses konvektif skala lokal, sehingga memicu potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Minggu (8/2/2026).
Wilayah Terdampak Untuk hari ini, Minggu (8/2), wilayah yang masuk dalam zona waspada meliputi Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, dan Barito Timur, Kapuas dan Pulang Pisau, Kotawaringin Timur, Katingan, dan Gunung Mas.
Memasuki hari Senin dan Selasa (9–10/2), cakupan wilayah hujan diprediksi meluas hingga mencakup Kota Palangka Raya.
Imbauan bagi Masyarakat BMKG mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap fenomena cuaca berdurasi singkat namun merusak, seperti angin puting beliung dan petir. Selain itu, masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana diminta melakukan langkah antisipasi terhadap dampak lanjutan berupa banjir bandang, genangan air di perkotaan, tanah longsor di wilayah perbukitan, hingga risiko pohon tumbang.
Kondisi atmosfer yang tidak menentu ini menuntut kesiapsiagaan mandiri, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan atau bertempat tinggal di bantaran sungai.(*)
Editor : Indra Zakaria