SAMPIT – Keceriaan libur Lebaran 1447 Hijriah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) seketika berubah mencekam setelah insiden kecelakaan lalu lintas melanda wilayah Kecamatan Cempaga Hulu, Senin (23/3). Dua unit kendaraan, yakni minibus Toyota Avanza dan pikap Suzuki Mega Carry, terlibat tabrakan hebat yang mengakibatkan kedua mobil mengalami kerusakan parah pada bagian depan.
Peristiwa "adu banteng" ini terjadi di tengah kondisi arus lalu lintas yang sedang padat oleh mobilitas masyarakat yang merayakan hari raya. Berdasarkan pengamatan di lokasi kejadian, kedua kendaraan yang datang dari arah berlawanan diduga bertabrakan setelah salah satu mobil keluar dari jalurnya. Benturan yang sangat keras tak terhindarkan, hingga membuat bagian kap mesin dan bumper kedua mobil ringsek tak berbentuk, dengan serpihan komponen kendaraan yang berserakan di badan jalan.
Insiden ini sontak menarik perhatian para pengguna jalan lainnya yang melintas. Kerumunan warga dan pengendara yang berhenti untuk melihat kondisi di lokasi sempat membuat arus lalu lintas tersendat selama beberapa saat. Beruntung, meski kerusakan material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kecelakaan yang cukup mengerikan ini.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan cepat, mengevakuasi kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas agar kembali normal. Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti mengapa salah satu kendaraan bisa keluar jalur dan memicu tabrakan tersebut.
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para pemudik dan wisatawan lokal yang tengah menikmati libur panjang. Pengguna jalan sangat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kecepatan, dan memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima saat berkendara, terutama di titik-titik rawan kecelakaan di tengah meningkatnya mobilitas selama libur Lebaran di wilayah Kalimantan Tengah. (*)
Editor : Indra Zakaria