Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sistem Online Dukung Kelancaran PPDB

Wawan-Wawan Lastiawan • 2023-07-10 16:36:20
Photo
Photo

BALIKPAPAN – Sejak 26 Juni – 7 Juli mendatang, proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) berlangsung di Kota Minyak. DPRD Balikpapan melalui Komisi IV yang membawahi bidang pendidikan terus melakukan pengawasan PPDB.

Sejak hari pertama pendaftaran, Komisi IV mengawal dan berkoordinasi dengan Disdikbud. Wakil Ketua Komisi IV Ardiansyah mengatakan, sistem online yang digunakan selama PPDB sudah cukup baik.

Mengingat sistem online digunakan beberapa tahun terakhir. Artinya belajar dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya, kini sistem yang dibangun tercipta sebaik mungkin. Sehingga persiapan tahun ini membuat PPDB semakin lancar.

Begitu pula untuk aturan PPDB sudah tertuang dalam petunjuk teknis atau juknis. Namun dari hasil rapat dengan Disdikbud, Komisi IV menilai masalah PPDB yang tersisa ketersediaan kursi.

Sebab jumlah lulusan SD mencapai 12 ribu siswa. Sedangkan daya tampung SMP sekitar 6 ribu kursi. “Kalau tidak diterima negeri, bisa lari ke swasta. Bagaimana pun kita mengikuti sistem saja,” tuturnya.

Menurutnya ada sistem dan aturan yang mengatur proses seleksi peserta didik. Maka tidak semua siswa dapat tertampung karena kapasitas SMP masih kurang. “Hanya bisa menampung sekitar 50 persen lebih. Sisanya bisa lari ke swasta,” sebutnya.

Apalagi sekolah swasta di Balikpapan juga tidak kalah bagus. “Banyak sekolah swasta favorit sudah terisi penuh. Mereka bisa membantu menyerap siswa,” ucapnya. Dia berharap warga Kota Beriman memahami situasi dan mengikuti sistem PPDB.

Saat ini Pemkot Balikpapan sedang menyediakan infrastruktur sekolah baru dan penambahan rombongan belajar secara bertahap. Misalnya saat ini yang berjalan pembangunan SD 016 Balikpapan Selatan dan SMP 26 di Balikpapan Regency.

Itu menunjukkan DPRD Balikpapan siap mendukung penuh dari sisi anggaran untuk pemenuhan fasilitas pendidikan. Sementara itu, Kepala Disdikbud Irvan Taufik menuturkan, tahapan PPDB mulai dari verifikasi validasi jalur prestasi pada 21 Juni.

Ada sekitar 160 siswa jalur tahfidz dan 4.000 siswa prestasi. Biasanya masalah dalam PPDB online karena sistem eror, dia bersyukur hingga kini selama pelaksanaan PPDB belum ada temuan gangguan jaringan.

“Kalau memang sempat penuh karena bersamaan akses,” ucapnya. Dia memastikan semua proses pendaftaran berjalan online. Cara ini dilakukan untuk mengantisipasi ada kecurangan atau jalur belakang. 

Jika orangtua tidak paham pendaftaran online, bisa datang ke sekolah untuk bertanya. “Tapi tetap daftar berkasnya online, tidak ada pendaftaran secara langsung. Kalau tidak paham bisa tanya ke sekolah nanti diajarkan teknisnya,” tutupnya. (din/pro/ADV) 

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#ADV DPRD BALIKPAPAN