TANJUNG REDEB - PLN Berau menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kampung. Melalui program PLN peduli, Jumat (5/11) kemarin, PLN Berau menyerahkan bantuan berupa kompor induksi senilai Rp 150 juta dan tanaman hydroponik senilai Rp 155,5 juta di Kampung Labanan Makmur, Kecamatan Teluk Bayur.
Menurut Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Berau, Deni Setiawan, bantuan ini merupakan program tanggung jawab sosial lingkungan dalam program PLN berbagi. Penyerahan bantuan ini juga sebagai bentuk apresiasi kepada warga Kampung Labanan Makmur.
“Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam menyalurkan CSR perusahaan kepada warga,” ujarnya.
Ia melanjutkan, dengan adanya program ini, ia berharap sinergi antar PLN dan Kampung Labanan Makmur terus berlanjut. Serta saling mensupport dalam memajukan Bumi Batiwakkan -sebu Berau. Ia mengatakan, dengan disandangnya gelar kampung mandiri oleh Labanan Makmur, ia berharap, agar PLN bisa memberikan kontribusi terbaik bagi kampung ini.
“Kami apresiasi dan mendukung kampung ini. Serta menjadi mitra PLN,” paparnya.
Ia menambahkan, dengan pemberian kompor induksi ini, masyarakat lebih mudah dalam memasak, serta lebih hemat. Meskipun kompor tersebut menggunakan listrik, namun Deni mengatakan, kompor tersebut memiliki beban daya yang rendah.
“Kita juga berikan pelatihan penggunaan kompor induksi tadi. Agar masyarakat bisa menerapkanya di rumah,” ujarnya.
Terkait dengan tanaman hydroponik, Deni mengatakan, tanaman hidroponik adalah tanaman yang media tanamnya bukan berupa tanah. Teknik menanam biasanya menggunakan media tanam air, Tanaman hidroponik juga tidak membutuhkan banyak air, tidak perlu melakukan penyiraman seperti tanaman yang ditanam pada media tanah.
“ini sesuai dengan visi pak Mupit, yang ingin mengembangkan tanaman tersebut. Makanya kami mendukung,” ucapnya.
Deni juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan support kepada PLN Berau. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, karena terus mendukung kami. Dan kami akan terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Deni juga mengajak warga untuk menggunakan aplikasi PLN Mobile. Hal ini menurutnya untuk memudahkan warga serta meningkatkan layanan dan kenyamanan. PLN Mobile kata dia, hadir dengan berbagai fitur yang bisa dimanfaatkan masyarakat, termasuk salah satunya pengisian token listrik.
“Jika ada keluhan, bisa langsung disampaikan pada aplikasi itu. Dan kami akan langsung datang, jadi tidak perlu menelepon PLN lagi,” ucapnya.
Salah seorang warga, Yuyun, yang hadir dalam penyerahan bantuan tersebut menyampaikan terima kasih kepada PLN, karena diberikan bantuan berupa kompor induksi. Menurutnya, ini baru pertama kali ia menggunakan kompor dengan metode listrik.
“Terima kasih, tadi saya sempat bingung, karena tidak ada apinya. Tapi setelah diberikan penjelasan, akhirnya saya paham,” bebernya.
Ia juga mengatakan, setelah pihak PLN memberikan penjelasan mengenai PLN Mobile, dirinya langsung mendownload. Ia mengatakan, dalam aplikasi tersebut, ternyata bisa menambah daya tanpa harus melapor ke PLN.
“Nanti saya juga akan kasih tahu teman-teman, supaya download aplikasi ini. Semuanya bisa laporan dari rumah saja,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Labanan Makmur, Mupit Datusahlan juga menyampaikan terima kasih atas dukungan listrik yang penting dalam meningkatkan usaha masyarakat. Ia juga mengatakan, mudahan-mudahan yang datang ke depan bukan hanya kompor dan tanaman, tapi banyak hal baik bisa datang ke sini.
“Dalam kesempatan ini saya juga minta maaf, masyarakat jarinya lebih cepat, jika terjadi pemadaman, padahal belum tabayum, apa yang terjadi,” ucapnya.
Mupid juga mengaku, banyak masyarakat, sering salah paham dengan PLN. Salah pahamnya karena listrik sering padam. Bayar listrik mahal, padahal kenikmatan dalam menikmati listrik lebih besar. “Coba bayangkan jika tidak ada PLN, apa jadinya Labanan Makmur ini. Terima kasih, PLN sudah hadir, di kampung kami,” tambahnya.
Mupit mengatakan, terkait bantuan kompor, akan dibagikan kepada warga di 13 RT, dan ini merupakan bentuk apresiasi bagi warga yang menggunakan listrik 1300 KWh.
“Ya saya harap, kerja sama kami ini terus berjalan,” pungkasnya. (hmd/adv/har)
Editor : uki-Berau Post