Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kasus Karhutla di Kutim Masih Tinggi, Waspada ISPA, Keluar Rumah Pakai Masker

izak-Indra Zakaria • Minggu, 15 Oktober 2023 - 01:56 WIB
PAKAI MASKER: Asap yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan berpotensi menyebabkan penyakit saluran pernapasan akut.
PAKAI MASKER: Asap yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan berpotensi menyebabkan penyakit saluran pernapasan akut.

Banyak dampak buruk bagi kesehatan tubuh akibat kebakaran hutan dan lahan yang hingga kini masih terjadi.

 

SANGATTA - Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan kebakaran permukiman masih sering terjadi di Kutai Timur. Belum lama ini, karhutla terjadi empat kali berturut-turut dalam sehari. Hal itu menyebabkan polusi udara akibat kebakaran tersebut cukup mengkhawatirkan.

Berkaca dari hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani menyampaikan, akibat asap yang dikeluarkan berpotensi menyebabkan penyakit inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA). "Karena asap (kebakaran) terhirup dengan macam-macam partikel yang dibawanya akan memengaruhi saluran pernapasan," ungkapnya

Lanjut dia, ISPA merupakan penyakit umum yang gejala awal, penderita sering mengobati secara mandiri. Apalagi penderita penyakit bawaan seperti asma bisa terkena ISPA dan dirawat ke rumah sakit.

Soal peningkatan ISPA akibat karhutla dan kebakaran permukiman, ia tak bisa menyampaikan jumlah pastinya. Kata dia, hampir setiap hari ada pasien yang datang ke puskesmas lantaran terkena ISPA.

Oleh sebab itu, sebagai wujud pencegahan, ia mengimbau masyarakat agar menggunakan alat pelindung diri (APD) saat hendak keluar atau bahkan memadamkan api.

Lebih singkat, kata Bahrani, masyarakat menggunakan masker jika keluar rumah dan mendatangi lokasi-lokasi kebakaran. "Pakai saja masker, kalau nggak perlu sekali untuk keluar rumah, maka lebih baik di rumah saja. Sebab di dalam rumah udara masih lebih bersih," tegasnya. (*/kai/ind/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria