Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Listrik di Bontang Empat Kali Biarpet, Ganggu Distribusi Air

Adhiel kundhara • 2024-02-12 09:16:29

 

ANTRE AIR: Sejumlah warga di Berebas Tengah, Bontang, memasok kebutuhan air dari tempat pengambilan air di lapangan Kampung Baru imbas pemadaman listrik yang membuat distribusi air ikut terganggu.
ANTRE AIR: Sejumlah warga di Berebas Tengah, Bontang, memasok kebutuhan air dari tempat pengambilan air di lapangan Kampung Baru imbas pemadaman listrik yang membuat distribusi air ikut terganggu.
 

BONTANG – Pemadaman listrik yang terjadi di Bontang sebanyak empat kali dalam dua hari terakhir mengganggu distribusi air bersih. Pemadaman ini berawal pada Sabtu (10/2) sekira 04.30 Wita. Selang beberapa jam, jaringan pun berfungsi kembali. Akan tetapi, siang hari sekira 12.00 Wita kondisi pemadaman terjadi lagi. Bahkan sampai sore. 

Manajer PLN ULP Bontang Rian Bagus Wijaya menyebut, kembali terjadi sistem island pada sub-Bontang sekitar pukul 19.06, sehingga menyebabkan gangguan suplai kelistrikan Bontang dan Kutai Timur (Kutim). Arus listrik normal tepat pada 21.00 Wita. Sayangnya, pada dini hari situasi serupa lagi-lagi menyebabkan Bontang gelap gulita. Kondisi ini sampai pukul 09.30 Wita.

Line sistem transmisi gangguan tepatnya di Muara Badak-Teluk Pandan, sehingga menyebabkan trip lockout pada Sistem Mahakam,” kata Rian.

Selain Bontang, gangguan ini juga menyasar Kutim. Manajer Pemasaran Perumda Tirta Taman Mulianur mengatakan, saat ini di WTP tidak memiliki power back up. Sehingga, WTP bisa berfungsi hanya mengandalkan arus listrik dari PT PLN.

“Apabila power PLN off maka kami juga ikut off operasi,” terangnya.

Beberapa WTP mengalami penghentian operasional total saat pemadaman listrik. Meliputi WTP Bhayangkara, WTP Loktuan, Booster Pump GOR Loktuan, WTP Guntung, WTP Bontang Lestari, WTP Kanaan, WTP Bontang Selatan, serta WTP KS Tubun.

“Komplain dari pelanggan terkait air tidak mengalir mulai Sabtu malam sudah ramai. Puncaknya pada Minggu pagi,” tutur dia.

Warga Berebas Tengah Sulaiman mengaku bingung dengan kejadian ini. Pasalnya, selain tidak ada penerangan, ketersediaan air bersih juga terbatas. Apalagi, untuk lingkup wilayahnya terdapat pengaturan operasional distribusi air.

“Jadi, seharusnya di Sabtu itu kami giliran air. Tetapi, hanya sedikit yang tertampung. Karena di sini dua kali sekali mengalirnya,” sebutnya.

Akibatnya, ia harus mendapatkan air bersih dengan mengambil di lapangan Kampung Baru. Termasuk untuk kebutuhan mandi. Sejak pagi hari, beberapa keran sudah dipenuhi antrean jeriken yang berbaris rapi. Tak jarang beberapa orang harus bolak-balik untuk memperoleh dalam jumlah yang banyak. (ak/far/k15)

 

Editor : Indra Zakaria
#bontang #air bersih