Proyek peningkatan drainase di Jalan Pasundan, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu berpotensi menutup jalan tersebut. Kegiatan ini akan berdampak pada aksesibilitas dan ekonomi warga.
SAMARINDA–Namun karena penyelesaian banjir menjadi prioritas dan harapan warga, proyek ini diharapkan segera dikerjakan dan rampung tepat waktu. Camat Samarinda Ulu Sujono mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan pembangunan lanjutan drainase Jalan Pasundan kepada warga.
Ia meminta ketua RT dan tokoh masyarakat untuk terus menyampaikan informasi kepada warga, khususnya yang menggunakan badan parit agar pindah karena area tersebut akan dibangun. "Tidak ada ganti rugi pada pembangunan ini karena yang dikerjakan adalah drainase. Ini perbaikan parit," ujarnya, Jumat (10/5).
Dia menegaskan, pekerjaan ini tidak mengenai tanah warga, karena drainase akan dibangun dari dua sisi, yakni Puskesmas Pasundan ke arah simpang empat Jalan Pasundan-Jalan KS Tubun-Jalan KS Tubun Dalam-Jalan Siradj Salman.
"Tahun ini memaksimalkan di dua sisi Jalan Pasundan. Karena jika satu saluran saja tidak cukup menampung limpasan air ketika hujan," ucapnya.
Pihaknya juga meminta kepada tim PUPR untuk dapat melanjutkan pembangunan ini sampai ke simpang tiga Jalan Anggur-Jalan KS Tubun Dalam. Harapannya tiap tahun bisa dikerjakan. "Simpang empat KS Tubun ini merupakan cekungan, menjadi area limpasan drainase dari berbagai daerah. Makanya perlu drainase yang cukup besar," ucapnya.
Terkait rencana rekayasa lalu lintas, Sujono meminta tim pelaksana agar tidak menutup total Jalan Pasundan. Hal ini sama seperti pekerjaan tahap awal 2023 lalu. Karena di sana ada banyak warga yang tinggal dan beraktivitas.
"Informasinya pertengahan Mei akan dimulai segera pelaksanaan di lapangan. Kami juga harapkan bisa segera dikerjakan dan rampung lebih cepat mengingat saat ini hujan sering terjadi di Samarinda," ucapnya.
Wilayah ini meliputi beberapa kelurahan seperti Kelurahan Jawa, Sidodadi, dan Dadi Mulya. "Agar segera rampung tepat waktu sehingga lalu lintas kembali normal dan banjir juga bisa teratasi," tandasnya.
Sebagai informasi, pembangunan drainase Jalan Pasundan dari anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim 2024 senilai Rp 26,5 miliar. PPK Peningkatan Drainase Jalan Pasundan-Jalan KS Tubun Khanif Priyo Utomo mengatakan, target pelaksanaan proyek diharapkan dimulai paling lama akhir Mei.
Saat ini berbagai persiapan tengah dilakukan, dari kesiapan bahan dan perangkat kerja. “Kami harapkan segera dikerjakan pihak ketiga. Target rampungnya akhir 2024 mendatang,” ucapnya, beberapa waktu lalu. (kri/k8)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : Indra Zakaria