Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Sudah Mau Tutup Tahun, Serapan Anggaran Disdikbud Kaltim Baru 69 Persen

Redaksi Prokal • 2025-11-10 08:41:37

 

Armin
Armin

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur mencatatkan serapan anggaran sebesar 69 persen hingga awal November ini. Angka ini dianggap lambat mengingat waktu tutup buku di akhir tahun semakin dekat, sementara Disdikbud Kaltim mengelola salah satu pagu anggaran terbesar, mencapai Rp3,72 triliun untuk tahun 2025.

Plt Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, merespons temuan tersebut dengan menargetkan realisasi anggaran mencapai 92 persen pada Desember mendatang. Ia menjelaskan bahwa mayoritas anggaran difokuskan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan.

"Progres pekerjaan fisik sudah mendekati 69 persen. Progres fisik kegiatan masih berada di jalur yang sesuai dengan rencana awal," ujar Armin, Minggu (9/11/2025). Ia menambahkan, jika nantinya muncul Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA), hal itu biasanya disebabkan oleh sisa hasil lelang yang cukup besar.

Luncurkan Program Seragam Gratis Rp65 Miliar

Di tengah upaya percepatan realisasi, Disdikbud Kaltim juga fokus pada program prioritas, yaitu program pendidikan gratis. Program ini berupa pembagian seragam dan perlengkapan sekolah bagi 65.000 siswa di jenjang SMA, SMK, dan SLB di seluruh Kaltim, mencakup sekolah negeri maupun swasta.

Setiap siswa akan menerima paket perlengkapan senilai total Rp1 juta, yang terdiri dari satu stel seragam abu-abu, tas, dan sepatu.

"Seragam dan perlengkapannya segera selesai diproduksi. Kita mulai distribusikan pada 24 November dan ditargetkan rampung seluruhnya pada Desember," jelas Armin.

Total anggaran yang dialokasikan untuk program pembagian seragam ini mencapai Rp65 miliar. Armin meyakinkan bahwa meskipun tahun depan efisiensi anggaran akan lebih ketat, program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti pendidikan gratis tidak akan terdampak dan akan dilanjutkan hingga lima tahun ke depan.

Dengan optimisme, Armin menutup, “Insyaallah target serapan 92 persen bisa tercapai. Semua kegiatan akan berjalan optimal dan selesai tepat waktu.” (*)

Editor : Indra Zakaria