Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Pemprov Kaltim Raih Penghargaan Pencapaian Intervensi Spesifik Terbaik

Redaksi Prokal • 2025-11-13 11:30:00
Gubernur Harum menerima Penghargaan Pencapaian Intervensi Spesifik Terbaik Tingkat Provinsi 2025 dari Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (HERU/ADPIMPROV KALTIM)
Gubernur Harum menerima Penghargaan Pencapaian Intervensi Spesifik Terbaik Tingkat Provinsi 2025 dari Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. (HERU/ADPIMPROV KALTIM)

 

SAMARINDA. Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Dr H Rudy Mas’ud (Harum), menerima penghargaan Pencapaian Intervensi Spesifik Tingkat Provinsi Tahun 2025 Regional 2 (Kalimantan, NTB dan Sulawesi) dari Kementerian Kesehatan RI.

Penghargaan diserahkan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin kepada Gubernur Harum, pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting yang bertepatan dengan peringatan ke-61 Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2025 di Ruang Lemeina Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Rakornas Percepatan Penurunan Stunting dibuka Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka, dihadiri Menko PMK Pratikno, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, Wamendagri Bima Arya dan para kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Dalam arahannya, Gibran menegaskan percepatan penurunan stunting merupakan program prioritas dari Presiden RI Prabowo. Untuk itu penanganannya harus dikawal dan dilakukan secara gotong royong.

“Saya rasa kuncinya adalah sinergi antara pusat dan daerah. Alhamdulillah, atas arahan Presiden, kita berhasil menekan angka prevalensi stunting menjadi 19,8 persen atau turun sebanyak 357 ribu anak dari tahun 2023. Angkanya lebih baik atau di bawah dari proyeksi Bappenas 20,1 persen,” tegas Gibran.

Orang nomor dua Indonesia itu menyebut, ini adalah capaian bersama dari kerja-kerja kolaboratif pemerintah pusat dan daerah, kader-kader posyandu, PKK dan semua elemen masyarakat.

“Tantangan ke depan lebih besar, target Presiden RI pada 2029 angka prevalensi stunting sekitar 14,2 persen,” imbuhnya.

Gubernur Harum mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima Kaltim untuk kategori Pencapaian Intervensi Spesifik Tingkat Provinsi Tahun 2025.

“Alhamdulillah, ini hasil kerja keras kita bersama di Kaltim baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” ujar Gubernur Harum bangga.

Ke depan, lanjutnya, sesuai arahan wapres, Kaltim akan meningkatkan kolaborasi dengan instansi terkait di beberapa sektor dan melakukan berbagai inovasi terkait upaya penurunan dan pencegahan stunting. “Terutama berkaitan dengan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), pemberdayaan posyandu secara optimal dan pernikahan dini. Kita akan menekan angka stunting bisa di bawah rata-rata nasional,” tandasnya. (adv/diskominfo/upi)

 

Editor : Indra Zakaria