Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Pemprov Kaltim Siap Dukung Kodam VI Mulawarman Capai Swasembada Beras, Tawarkan Lahan Eks Tambang

Indra Zakaria • 2025-11-22 09:12:55
Gubernur Harum bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rahmats siap mendukung sukses ketahanan pangan di Kaltim. (FATHUR/ADPIMPROV KALTIM)
Gubernur Harum bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rahmats siap mendukung sukses ketahanan pangan di Kaltim. (FATHUR/ADPIMPROV KALTIM)

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program dan kegiatan Komando Daerah Militer (Kodam) VI Mulawarman, terutama dalam upaya mewujudkan kemajuan daerah, kesejahteraan masyarakat, dan pencapaian swasembada pangan (beras) nasional.

Komitmen ini disampaikan oleh Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas'ud saat Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Wilayah Satuan di Makodam VI Mulawarman Balikpapan pekan lalu. "Kami selalu siap dan mendukung program nasional yang berada di wilayah Kodam VI Mulawarman," kata Rudy Mas'ud.

Gubernur yang akrab disapa Harum ini mengakui bahwa Pemprov Kaltim telah banyak menjalin sinergi dan kolaborasi dengan jajaran Kodam VI Mulawarman. Saat ini, jajaran TNI, khususnya Angkatan Darat, mendapat amanah untuk ikut serta dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui swasembada beras di Kaltim.

Gubernur Harum menyatakan bahwa Pemprov Kaltim bersama pemerintah kabupaten dan kota siap mendampingi, melakukan sinkronisasi, pembinaan, serta harmonisasi program Kodam dalam pengembangan kegiatan pertanian tanaman pangan.

Namun, ia menjelaskan adanya tantangan baru terkait kebijakan pemerintah pusat yang berimbas pada peran daerah.

"Sebab seluruh kegiatan pelaksanaan teknis sudah diambil alih pusat (kementerian terkait) dan pemerintah daerah hanya melakukan pendampingan dan pembinaan, serta harmonisasi dan sinkronisasi kegiatan di lapangan," jelasnya.

Peraturan perundang-undangan saat ini mengatur bahwa pemerintah daerah tidak lagi memiliki kewenangan pelaksanaan teknis seperti pengadaan bibit, pupuk, pestisida, serta alat mesin pertanian (alsintan). Kebijakan ini, menurut Harum, menjadi tantangan tersendiri bagi Kaltim yang juga mendapat amanat swasembada pangan.

"Tapi untuk buffer stock mungkin bisa, tapi tidak untuk dibagikan ke masyarakat secara cuma-cuma. Sebab tahun lalu menjadi koreksi dari pusat untuk Kaltim," ujarnya.

Meskipun kewenangan teknis dibatasi, Gubernur Harum meyakinkan TNI bahwa Pemprov Kaltim siap memberikan kontribusi maksimal, terutama dalam penyediaan lahan.

"Kami siap dukung Kodam mengelola eks lahan tambang Gunung Bayan 200 hektare. Juga aset Pemprov Kaltim yang telah ditinjau di kawasan Bengalon. Kami siap memberikan kontribusi Pak Panglima," pungkas Gubernur Harum.

Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat upaya Kodam VI Mulawarman dalam mencapai target swasembada pangan nasional di wilayah Kaltim. (adv/diskominfo/i)

Editor : Indra Zakaria