SAMARINDA–Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang kembali mengisyaratkan bakal merotasi struktural di lingkungan Pemkot Samarinda. Ini diungkapkannya selepas rapat evaluasi kinerja pemkot sepanjang 2018 yang digelar di Aula Bankaltimtara, kemarin (7/1).
Menurut orang nomor wahid di pemerintahan Kota Tepian itu, perombakan di tubuh Pemkot perlu ditempuh agar tidak jenuh. Agar tak memengaruhi jalannya pemerintahan. Selain itu, langkah ini dipersiapkan agar wacana peleburan beberapa instansi yang tengah berjalan, bisa cepat terlaksana. “Job fit lagi disiapkan. Memang ada beberapa yang akan dievaluasi,” ucapnya, kemarin.
Pemkot mesti menyesuaikan jabatan struktural sekelas kepala dinas, mengingat rencananya lebih dari dua organisasi perangkat daerah (OPD) yang bakal diringkas. Selain itu, rotasi yang tengah digodok ini bisa menyasar jabatan camat hingga lurah. Menurut Jaang, rotasi seperti ini bukanlah hal asing. “Penyegaran bukan hal buruk, kok. Nanti semua pejabat bakal jalani tes itu,” sebutnya.
Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin mengatakan, pihaknya tengah mengevaluasi beberapa OPD. Mulai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) seperti Dinas Kebudayaan, Dinas Perpustakaan, dan Dinas Kearsipan. “Masih diotak-atik biar efektif dan efisien,” sebutnya.
Kendati begitu, proses peleburan pun bakal memakan waktu panjang. Sebab, dampaknya bisa turut merevisi peraturan daerah (perda) yang sudah ada. Ditambah perlu mencari posisi bagi ASN yang berada di OPD yang bakal dilebur tersebut. “Karena ini berpengaruh juga untuk pos anggaran di setiap OPD jika dilebur itu,” singkatnya. (*/ryu/ndy/k8)
Editor : octa-Octa