Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Elektrifikasi Desa Sudah 99 Persen

octa-Octa • 2019-01-17 11:04:11

TANA PASERKabag Bina Ekonomi I Setkab Paser M Yasin mengungkapkan data terkait rasio elektrifikasi di daerah ini selama 2018. Khusus rasio desa yang sudah bisa merasakan aliran listrik, mencapai 99,32 persen. Namun tidak untuk rasio per kepala keluarga (KK).

“Untuk rasio kepala keluarga yang sudah menikmati listrik baru 83,71 persen. Bahkan hanya Kecamatan Paser Belengkong yang mencapai angka 99,99 persen. Kecamatan Tanah Grogot pada angka 98 persen. Lantas yang terendah ialah Long Kali yakni 47,44 persen,” ujar Yasin, Rabu (16/1).

Sementara itu, Kassubag Energi Sumber Daya Mineral Bina Ekonomi I Setda Paser Roni Paslah menambahkan, dari jumlah desa dan kecamatan yang dialiri listrik tersebut, terbagi tiga jenis jaringan. Pertama, dari PLN dari BUMN. Kedua, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau PLTS Komunal yang bersumber dari APBN maupun APBD. Ketiga, genset yang bersumber dari desa atau dana desa maupun alokasi dana desa (ADD).

“Khusus PLTS Komunal, sejak 2014 baru empat desa yang mendapat layanan tersebut,” jelasnya.

Desa-desa dimaksud ialah Desa Long Sayo, Kecamatan Muara Komam. Desa Labuang Kallo, Kecamatan Tanjung Harapan. Desa Segendang, Kecamatan Batu Engau, Libur Dinding dan Tanjung Pinang, Kecamatan Muara Samu.

Untuk desa yang dialiri jaringan PLN, sudah jelas warganya bisa menikmati penerangan beserta daya yang cukup untuk perlengkapan elektronik di rumah tangga.  Sama halnya dengan PLTS Komunal. Namun untuk PLTS saja, biasanya hanya untuk penerangan lampu yang durasinya maksimal 6–12 jam. Tidak bisa digunakan untuk fasilitas eletronik lainnya. Sedangkan genset, menyesuaikan kapasitas daya genset tiap desa, serta kemampuan warga menyumbah bahan bakar solarnya. “Ada yang hanya untuk penerangan, ada juga yang bisa untuk televisi, kulkas dan lain,” tambahnya. (/jib/san/k8)

 

 

 

Editor : octa-Octa