Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Leher "Digunting" di Depan Anak-Istri

rusli-Admin Sapos • Jumat, 18 Januari 2019 | 12:10 WIB

SAMARINDA. Senggolan di jalan raya berujung perkara. Dua pengendara motor terlibat cek-cok hingga terjadi aksi penikaman. Akibatnya, satu orang harus dilarikan ke rumah sakit setelah dua tikaman mendarat di lehernya.

Peristiwa penikaman berawal saat dua pengendara bertemu di Jalan KH Akhmad Dahlan, Rabu malam (16/1) sekitar pukul 22.00 Wita. Saat itu, Samsuddin (37) warga Jalan Komplek Pasar Segiri, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu yang menggonceng istri dan anaknya tiba-tiba diserempet mengenai kaca spion oleh pengendara lain yang juga berboncengan.
Bukannya meminta maaf atas kejadian itu, pengendara yang menyerempet justru marah dan mengucapkan kata kasar pada Samsuddin. Tak ingin cekcok berkepanjangan, meski tidak merasa bersalah, Samsuddin berulang kali meminta maaf dan ingin menyudahi keributan tersebut.
Namun, usaha Samsuddin untuk meredam situasi rupanya sia-sia. Pengendara yang sudah kadung naik pitam terus saja mengikutinya hingga di Jalan Lambung Mangkurat tak jauh dari Pasar Rahmat. Di jalan itu, keduanya kembali terlibat adu mulut.
Meski saat adu mulut itu banyak warga yang melihat, namun tak satupun warga yang mencoba melerai. Hingga akhirnya kedua pengendara motor inipun terlibat adu jotos di hadapan istri dan anaknya.
"Yang nyerempet ini berboncengan dengan anak dan istrinya, sedangkan yang diserempet bersama istrinya saja. Yang nyerempet ini malah marah-marah, dan pertengkaran keduanya sampai ke jalan Lambung Mangkurat," ucap Ketua FKPM Pelita, Marno Mukti, Kamis (17/1).
Cekcok tersebut berujung kepada aksi penikaman dengan menggunakan gunting yang dilakukan oleh pria yang menyerempet motor Samsuddin. Gunting itu sendiri didapatkan pelaku di rombong tahu tek tek yang berada di dekat lokasi kejadian.
"Setelah menusuk Samsuddin, pelaku langsung meninggalkan lokasi, dan anehnya kenapa tidak ada orang yang memisahkan sebelum kejadian penikaman itu terjadi," ucapnya.
Dua tusukan didapatkan Samsuddin dan mengenai leher kanan dan kirinya. Kondisi itu menyudahi pertikaian keduanya. Samsuddin terkulai lemas bersimbah darah. Sementara istri dan anaknya hanya berteriak histeris meminta bantuan warga.
Usai menikam Samsuddin, pelaku penikaman dengan entengnya meninggalkan lokasi bersama teman wanitanya dengan berjalan kaki. Sementara kendaraan yang ia gunakan ditinggal di lokasi penikaman begitu saja.
Usai menerima dua luka tikaman, Samsudin kemudian dilarikan ke RS Dirgahayu dan dirujuk kembali ke RSUD AW Sjahranie untuk menjalani perawatan atas luka yang dideritanya.
Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Nur Cholis melalui Kanit Reskrim, Iptu Purwanto menjelaskan, pihaknya membenarkan kejadian penikaman di malam tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap pelaku.
"Jadi akibat senggolan spion motor, terjadi cekcok hingga aksi penikaman. Sekarang masih kita cari pelaku," ucapnya singkat. (kis/beb)

Editor : rusli-Admin Sapos