Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Rusak Parah, Jalan Raja Alam II Dialihkan

uki-Berau Post • 2019-02-08 13:48:17

TANJUNG REDEB – Jalan Raja Alam II yang masih berada di kawasan Bandara Kalimarau, rencananya akan masuk dalam peningkatan runway bandara tersebut, dan akan ditutup untuk aktivitas masyarakat.

Hal ini dilakukan kondisi jalan yang semakin parah dan juga untuk safety bagi warga yang melintas karena di area tersebut banyak alat milik Bandara kalimarau. Dan rencananya jalan yang ada akan dialihkan.

“Jalan yang ada akan dialihkan ke jalur belakang, namun perlu peningkatan jalan yang akan dilalui tersebut, itulah kami mendesak agar jalan segera diperbaiki yang bagian atas,” ujar Kepala UPBU Kalimarau Bambang Hartato, Kamis (7/2).

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Camat Teluk Bayur terkait hal ini, dan akan bersama–sama mendesak agar peningkatan jalan yang baru segera dirampungkan.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Teluk Bayur, dan mereka setuju untuk mengalihkan jalan dari yang lama ke yang baru,” lanjutnya.

Sementara itu, Camat Teluk Bayur Nazarudin mengatakan, ia telah mendengar bahwa jalan yang ada saat ini akan dialihkan sejauh 600 meter, karena jalan tersebut masuk dalam tahap peningkatan Runway bandara.

“Kalau warga setuju, karena kondisi jalan yang ada sulit untuk dilakukan perbaikan, dan pengalihan jalan ini juga kan untuk keselamatan warga,” katanya.

Untuk jalur yang baru memang telah ada, namun ada perlu sedikit peningkatan jalan, karena lama tidak dilalui, dan saya telah usulkan kepada DPUPR Berau.

“Sudah ada, tinggal peningkatan sedikit saja, dan warga pun banyak yang sudah tahu jalan tersebut,” tuturnya.

Terpisah, Kepala DPUPR Andi Marangeng mengatakan, karena kondisi badan jalan yang rusak parah dan lubang yang dalam tim reaksi cepat (TRC) kewalahan untuk melakukan perbaikan sementara.

“Kami akan kebut mengejar PU provinsi untuk melakukan perbaikan, dan TRC kesulitan melakukan perbaikan, karena kondisinya sudah parah, namun kami masih menunggu alat yang digunakan di Gunung Tabur untuk melakukan perbaikan sementara,” pungkasnya. (*/yat/app)

Editor : uki-Berau Post
#infrastruktur