Sekali mendayung, dua tiga pulau terlewati. Tak hanya untuk melakukan rehabilitasi dan penyelamatan tahura, berbagai lokasi yang memiliki potensi wisata di lingkungan tahura bakal diatur secara terperinci.
TAK mesti merusak tahura, pengelolaan tempat wisata di kawasan tahura secara tidak langsung berimbas terawatnya tahura. Kawasan Tahura Bukit Soeharto tak hanya menyimpan berbagai fungsi bagi lingkungan. Melainkan juga sarana edukasi dan pembelajaran bagi masyarakat.
Termasuk keberadaan sejumlah tempat yang memiliki potensi wisata. Sebut saja Pantai Tanah Merah, Gunung Batu Dinding, Air Terjun hingga sumber air panas. Hal ini pun sudah menjadi agenda UPTD Tahura untuk melakukan penataan pengelolaan agar keberadaannya justru tidak merusak fungsi hutan.
Kasi Perlindungan Hutan UPTD Tahura Ghazali Rahman belum lama ini menyambangi sejumlah tempat wisata di kawasan Tahura Bukit Soeharto. Dia mengecek sejumlah plang atau papan pengumuman yang menyebutkan bahwa kawasan tersebut masuk kawasan tahura. Hal ini, kata dia, hal sepele namun ternyata tak sedikit warga yang tak tahu kawasan tersebut dilindungi.
Berdasarkan pantauan awak Kaltim Post, sejumlah titik di Pantai Tanah Merah di Kelurahan Tanjung Harapan, bahkan banyak dipenuhi kotoran sapi. Disinyalir, kawasan tersebut juga menjadi lalu lalang ternak yang tak semestinya terjadi.
“Makanya nanti, jika blok pemanfaatan sudah ditentukan lokasinya, kita akan mudah mengaturnya. Karena itu yang akan menjadi dasar kami nanti melalui perda. Termasuk juga tempat-tempat wisata ini justru akan lebih terawat dan menghasilkan pemasukan,” terang Ghazali.
Pemprov Kaltim, kata dia, dipastikan serius mengurusi tahura. Di luar patroli serta penegakan hukum bagi perusak hutan, tapi juga upaya menciptakan kreativitas agar tahura bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sekitar.
“Masyarakat pasti juga akan kita libatkan dalam pengelolaan tempat wisata tersebut. Jadi imbasnya tidak hanya bagi Tahura Bukit Soeharto itu sendiri, melainkan juga bagi masyarakat secara langsung dan tidak langsung,” tambahnya.
Ada juga kawasan tempat wisata baru yang sempat ramai menjadi perbincangan warga serta viral di sosial media. Yaitu Gunung Batu Dinding di Kecamatan Samboja. Kawasan ini menjadi salah satu favorit bagi para pencipta alam. Begitu juga mereka yang ingin mengetahui lokasi yang terbentuk akibat peristiwa geologi ribuan tahun yang lalu itu.
Untuk zona pemanfaatan tersebut digadang-gadang seluas 6.009,81 hektare atau 9,27 persen dari luas Tahura Bukit Soeharto 64,783 hektare. (***/qi/kri/k16)
Editor : octa-Octa