SENDAWAR – Kebakaran di RT 003, Kampung Sebelang, Kecamatan Muara Pahu, Kutai Barat (Kubar), mencapai kerugian Rp 1,5 miliar. Kebakaran pada Jumat (5/4) dini hari itu meludeskan puluhan rumah penduduk yakni tiga kios dan lima bangunan sarang burung walet.
Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan menyebut, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. “Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian material secara total ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar,” ungkap kapolres.
Meski saat itu dalam kondisi hujan, api terus menjalar bangunan lain yang berdempatan di kawasan padat penduduk. Bangunan rumah warga yang merata berbahan baku kayu, membuat api cepat membesar.
“Aparat keamanan bersama masyarakat bergotong-royong memadamkan api, karena kurangnya alat pemadam hampir tiga jam api baru bisa dipadamkan,” tandasnya.
Camat Muara Pahu Suhamdi menjelaskan, bantuan berdatangan dari sejumlah pihak di Kubar kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal. Di antaranya, Pemkab Kubar melalui Dinas Sosial (Dissos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar, serta perusahaan.
“Muspika Muara Pahu mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kubar dan para pihak yang telah mengirim bantuan berupa sembako dan selang pompa alkon pemadam kepada posko korban kebakaran Kampung Sebelang,” ucapnya.
Akibat kebakaran ini, 19 kepala keluarga (KK) terdiri 57 jiwa kehilangan tempat tinggal. Untuk sementara warga yang rumahnya terbakar, sebagian besar mengungsi ke tempat keluarga masing-masing. (rud/kri/k16)
Editor : octa-Octa