Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ikuti Ajang Nasional, Pelukis Muda Kutim Wakili Kaltimtara

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 20 Juli 2019 - 17:52 WIB

SANGATTA - Usia boleh muda, tapi hasil karya seni rupa yang ia goreskan sangat menawan. Bahkan banyak menarik minat masyarakat dari semua kalangan. Mohandas Asweta Avara Asha, gadis cilik berusia delapan tahun ini sangat suka melukis sejak kecil. 

Hal itu bermula saat dirinya mulai memerhatikan sang ayah mencoret-coret kanvas dan menghasilkan lukisan yang indah. Asweta yang saat itu belum memahami cara menuangkan warna dengan benar, ikut meminta kanvas dan pewarna. Tak dilarang, ayahnya, Agung Suroso malah langsung memenuhi keinginan putri kecilnya. Belum jelas apa yang ia gambar, membuat ayahnya mulai berfikir untuk mengarahkan Asweta menjadi gemar melukis. 

Putri tunggal pasangan Agung Suroso dan Susilowati, yang lahir di Klaten pada 11 Oktober 2010 ini kerap mengikuti perlombaan maupun pameran skala lokal, kabupaten maupun provinsi, tak ayal hal ini membuat Asweta ingin mengembangkan prestasinya di kancah nasional. 

 Kali ini nampaknya hal itu akan segera terwujud, tak hanya hanya membanggakan nama baik sekolahnya SDN 003 Sangatta Utara, namun putri berambut lurus nan kerap tergerai ini akan membawa nama Kaltimtara diajang Festival Seni Rupa Anak Indonesia tingkat nasional di Galeri Nasional Jakarta.

 Tak hanya dibimbing langsung oleh orangtuanya, Asweta juga mendapat latihan intensif dari tantenya, Agustin Pancawardani yang juga merupakan pelukis berprestasi di Kutim. Menurut Agustin, anak didiknya itu telah mengikuti seleksi dari Direktorat Jendral Kebudayaan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak Maret 2019 lalu. Hingga dinyatakan lolos dan akan berangkat memamerkan karya berukuran 100X150 CM itu ke Jakarta pada Selasa (23/7) nanti. 

"Kami akan mendampingi, dari sekolah mungkin akan pergi juga, sepertinya ada juga dari Dinas Pendidikan Kutim," ujarnya saat disambangi di galeri lukisnya belum lama ini. 

Berpartisipasi dalam perlombaan kategori anak yang berusia 7-12 tahun, ia mengikuti seleksi ketat. Sekira 700 lebih karya yang dilombakan, hanya 73 karya se Indonesia yang dipilih, termasuk Asweta salah satunya. Membawa tema "Main", gadis yang menetap di Jalan Terong Desa Kabo Jaya Sangatta Utara ini menceritakan makna lukisannya.  

"Saya suka melukis karena lihat bapak, ibu, sama tante di rumah. Kalau untuk tema lomba, waktu itu saya jalan-jalan ke taman STQ, disana ada pertunjukan kuda lumping. Saya suka, saya buat saja itu," ungkapnya. 

Sebelumnya, Bupati Kutim Ismunandar menyambut baik kehadiran Asweta di kantornya. Ia sangat mendukung keberangkatan putri Kutim ini untuk berkiprah dalam perlombaan skala nasional, dan pulang mengharumkan daerah. 

"Kita semua harus mendukung, apalagi kalau anak berprestasi begini, apapun yang ia lakukan selagi positif jangan dibatasi. Semoga Asweta bisa sukses," tuturnya. (*/la)

 

Editor : izak-Indra Zakaria