Upaya menangkal masuknya virus korona di Indonesia terus dilakukan. Termasuk yang dilakukan para anggota Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Komura Samarinda. Salah satu koperasi terbesar di Kaltim ini mengikuti penyuluhan kesiapsiagaan terhadap virus korona oleh Dinas Kesehatan Kota Samarinda dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Samarinda, di Pelabuhan Sumber Baru, Mangkupalas, Samarinda Seberang, Rabu (5/2) kemarin.
Sekretaris Pengurus TKBM Komura, Pamilianto mengatakan, kegiatan ini melibatkan seluruh mandor, kelompok kerja dan seluruh anggota serta keluarga besar TKBM Komura lainnya. "Secara lebih efektif kita mengadakan sosialisasi ini di tempat kumpul sementara, sebelum lanjut ke lokasi kerja," kata Pamilianto. Ia berharap dari sosialisasi ini dapat menyentuh langsung para pekerja sehingga bisa menyikapi virus tersebut dengan seksama dan menjadi perhatian khusus bagi pengurus Komura.
"Virus ini bukan hanya mewabah lokal saja, tetapi sudah secara global. Jadi harus kita antisipasi. Paling tidak dari diri kita sendiri," harapnya. Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Nata Siswanto menuturkan, kegiatan penyuluhan ini merupakan kesiapsiagaan masyarakat untuk menangkal virus korona, khususnya bagi para pekerja kapal asing di Indonesia.
"Sampai saat ini belum ada yang positif terjangkit di Kaltim. Meskipun demikian, para pekerja kapal yang bersinggungan langsung dengan kapal asing yang masuk ke Indonesia khususnya di wilayah Samarinda ini, perlu diberikan pengetahuan tentang cara melindungi diri sendiri dari virus korona itu," paparnya.
Dalam penyampaian materinya, Nata bersama tim, menyampaikan bagaimana antisipasi dalam penangkalan virus korona. Salah satunya dengan penggunaan masker, Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dalam bekerja maupun saat kembali ke keluarganya masing-masing. Tak hanya itu, pihaknya pun menyerahkan 2 box masker N95 kepada para Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Komura Samarinda.
Kasi Pengendalian Kesehatan dan Surveilans Kantor Kesehatan Pelabuhan Samarinda, M Gustiansyah menambahkan kegiatan penyuluhan tersebut dilakukan karena para pekerja TKBM bisa kontak langsung dengan ABK kapal asing, salah satunya dengan orang-orang Tiongkok. "Jadi hari ini kita adakan penyuluhan bersama Dinas Kesehatan Kota untuk bagaimana memberikan informasi tentang kesiapsiagaan kita terhadap virus tersebut," tambahnya.
Ia pun berpesan jika setelah bekerja merasakan tidak enak badan, tidak nyaman dan sebagainya. Tolong segera melapor di Klinik Komura agar segera diketahui penyakit yang diderita dan tidak sampai menular kepada keluarganya masing-masing. "Tidak panik, tidak takut berlebihan dan tetap menjaga kesehatan dan stamina. Tetap selalu menggunakan APD saat di kapal dan jika sakit segera melapor ke fasilitas pelayanan kesehatan," imbaunya. (adv/nch/nha)
Editor : rusli-Admin Sapos