BALIKPAPAN- Keindahan Pantai Ambalat yang masih jarang diketahui masyarakat luas, menggugah PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (PLN UP2D) Kaltimra untuk mengembangkan objek wisata yang berada di kelurahan Amborawang Laut, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tersebut.
Melalui Program Bina Lingkungan PLN Peduli, pihaknya memberikan bantuan senilai Rp 260 juta untuk pengembangan fasilitas pendukung seperti musala, jembatan dengan gazebo, dan zona foto bagi pengunjung pantai.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Manajer PLN UP2D Kaltimra Hesti Hartanti kepada Camat Samboja Ahmad Nurkhalis pada Kamis (11/5).
Dalam serah terima bantuan itu, hadir pula Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar Thauhid Afrilian Noor, Manager Komunikasi PLN UIW Kaltimra Zulkarnain serta Lurah Amborawang Laut Tajudin.
Hesti Hartanti mengatakan, setiap tahun PLN rutin menyalurkan program bantuan bina lingkungan sebagai bentuk kepedulian, dimana tahun ini yang terpilih adalah kelurahan Amborawang Laut. “PLN sebagai bagian dari pemerintah ingin membantu warga yang berada disekitar lingkungan perusahaan. Jadi ini sebagai wujud nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat,” kata Hesti.
Selain untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, katanya, juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui peningkatan jumlah pengunjung Pantai Ambalat. “Dan ini ternyata sangat berdampak. Karena dengan adanya fasilitas ini, terdapat peningkatan pengunjung dari yang sebelumnya diinfokan setiap bulan sekitar 1000 pengunjung, setelah adanya fasilitas ini pada bulan Oktober meningkat menjadi 6000 pengunjung,” ujar Hesti.
Dirinya menjelaskan, bantuan ini sudah dipersiapkan sejak tahun lalu. Dimana tim PLN UP2D Kaltimra telah lebih dulu melakukan survei dibeberapa tempat salah satunya Pantai Ambalat. “Dipilihnya lokasi ini karena kami melihat banyak orang masih awam dengan lokasinya. Selain itu fasilitasnya pun belum lengkap dan belum banyak dijangkau pengunjung. Padahal objek wisata ini sangat indah, berpotensi bagus untuk dikembangkan,” jelasnya.
Untuk itu, tambahnya, melalui fasilitas ini pihaknya ingin menarik minat wisatawan untuk berkunjung. “Kedepan kita berencana mengembangkan fasilitas tahap kedua, mungkin seperti perpanjangan jembatan, membangun kios untuk membantu pendapatan warga sekitar serta penyediaan toilet umum, hingga fasilitas olahraga,” terangnya.
Lurah Amborawang Laut Tajudin sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan. Pantai Ambalat yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Karya Ambalat sejak 2018 ini, katanya, memang membutuhkan pengembangan fasilitas pendukung.
“Alhamdulillah fasilitas ini sudah mulai dibangun pada September lalu. Pengerjaannya memang dikebut satu bulan. Dan setelah selesai ternyata sudah cukup menyedot perhatian masyarakat. Bahkan berdampak pada peningkatan pengunjung dibulan kemarin, yang meningkat 6 kali lipat,” ujarnya.
Dia menjelaskan, jembatan ini memiliki panjang 60 meter, dengan kapasitas 30-50 orang. Di atas jembatan juga terdapat dua gazebo dengan satu musala yang dapat menampung 20-25 orang.
“Harapan kami PLN dapat melanjutkan program ini dengan meningkatkan fasilitas lainnya. Dan kami berjanji siap menjaga dan memperbaiki bila ada kerusakan,” terangnya.
Sementara itu, Plt Kadispar Kukar Thauhid Afrilian Noor dalam sambutanya mengapresiasi bantuan yang diberikan PLN. Dirinya juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Memang sinergitas Pemerintah Kabupaten Kukar dengan pihak perusahan, baik BUMN maupun swasta sangat diharapkan untuk pengembangan sektor pariwisata ini. Kami dari Dinas Pariwisata sangat mengapresiasi bantuan ini,” kata Thauhid.
Ia pun mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas yang sudah dihadirkan khususnya kebersihan pantai. “Jangan lupa karena masih dalam masa pandemi covid-19, tetap terapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (mra/pro5)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan