Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Debu Imbas Proyek RDMP di Karang Anyar, DLH Langsung Menegur, Jalan Harus Disiram

izak-Indra Zakaria • 2020-11-13 12:51:44
Photo
Photo

BALIKPAPAN – Menanggapi laporan masyarakat yang mulai mengeluhkan debu sebagai dampak proyek refinery development master plan (RDMP) di kawasan Karang Anyar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan telah memberikan teguran dan imbauan kepada penyelenggara proyek.

Kepala DLH Balikpapan Suryanto mengatakan, pihaknya menindaklanjuti laporan dengan memberikan imbauan yang langsung mendapat respons bagus. Dia mengatakan, petugas RDMP menyampaikan laporan kepada DLH. Bahwa berdasarkan verifikasi lapangan, debu berasal dari pengerjaan beberapa proyek.

“Khusus di Karang Anyar karena pelebaran jalan umum, pembuatan bundaran dan tugu,” ungkapnya. Sehingga, seharusnya setiap kali melakukan pekerjaan disiram dengan air agar debu tidak mengganggu. Baik pekerja lainnya maupun masyarakat yang masih melintasi Jalan Yos Sudarso tersebut.

Dia meminta kepada penyelenggara untuk memerhatikan masalah debu dan selalu dibersihkan. Terutama rutin menyiram air agar debu tidak mengganggu pengendara. “Sedangkan area proyek pada umumnya sudah disemprot,” imbuhnya. Dia memastikan penyelenggara proyek sudah memonitor laporan itu.

Suryanto menjelaskan, tentu seluruh persoalan dalam pengerjaan proyek termasuk debu ini juga sudah diatur dalam analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Dia menyebutkan, amdal mengatur dampak negatif dalam tiga hal. Di antaranya saat persiapan pekerjaan, pelaksanaan pekerjaan, dan saat usaha beroperasi.

“Saat ini, tahap konstruksi berarti masuk ke pelaksanaan pekerjaan. Jadi menimbulkan debu, amdal mengaturnya seperti itu,” sebutnya. Adapun DLH bisa berperan memantau dan mengimbau kepada penyelenggara proyek konsisten dan tidak lupa berpedoman pada amdal.

Pihaknya juga memantau berdasarkan yang tertera dalam amdal proyek tersebut. “Kita minta kehati-hatian. Semoga tidak ada lagi kejadian ke depan. Tapi, kami terima kasih sudah diingatkan, jadi setiap ada keluhan sampaikan saja,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dampak negatif proyek pengembangan RDMP Kilang Pertamina dikeluhkan warga beberapa waktu lalu. Khususnya paparan debu yang mengganggu pengendara. Terutama ketika cuaca sangat terik, potensial menimbulkan polusi udara. (gel/ms/k15)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Seputar Balikpapan