Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Libur Dua Pekan Siswa Diimbau Tak ke Luar Daerah

izak-Indra Zakaria • 2020-12-14 12:20:03
Muhaimin
Muhaimin

Libur semester dan tahun baru di depan mata. Siswa diminta tak keluar daerah untuk persiapan PTM. Sementara angket belajar daring atau tatap muka masih bisa diubah setelah hasil simulasi pekan ini.

 

BALIKPAPAN-- Simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) digelar 14-17 Desember. Tiap sekolah telah membentuk satuan tugas penanganan Covid-19. Tim akan memandu kegiatan PTM di sekolah, serta berkoordinasi dengan satuan tugas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) maupun pihak Puskesmas.

Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin mengungkapkan, simulasi yang mulai digelar pagi ini merupakan bagian dari evaluasi terhadap kurikulum semester pertama.

Dari simulasi ini akan dilihat dan dinilai bagaimana kesiapan masing-masing sekolah bilamana melaksanakan PTM di masa pandemi yang diharapkan terus melandai. Tenaga pendidik turut dipantau, apakah dalam kondisi sehat dan mampu mengajar atau tidak jelang PTM.

"Simulasi ini akan menjadi catatan sebelum PTM benar-benar digelar. Sehingga kita harap sekolah, orangtua dan siswa yang mengikuti simulasi bisa mempersiapkan sebaik mungkin," ucapnya.

Hal penting ialah penerapan standar protokol kesehatan sekolah, menjaga jarak, mengurangi jumlah siswa, dan jam belajar lebih dipersingkat. Sebelum simulasi digelar pun, sekolah mengadakan rapat dengan komite sekolah, lalu meminta kepada orangtua apakah bersedia mematuhi anjuran dari sekolah.

Seperti mengantar, menjemput, menyediakan masker cadangan dan membawakan buah hatinya bekal makanan sendiri dari rumah. "Tim gugus tugas sekolah ini mengingatkan terus kepada orangtua saat datang ataupun ketika menjemput tidak diperkenankan berkumpul dan bergerombol di depan sekolah," kata Muhaimin.

 Lanjutnya, ia berujar, bahwa hampir semua sekolah telah memenuhi syarat dan enam daftar periksa, sesuai surat keputusan bersama (SKB) empat menteri. Meski kondisinya masih 50:50. Apakah sekolah bisa melanjutkan ke PTM pada 11 Januari nanti, ataukah masih ada evaluasi-evaluasi kembali.

Setelah simulasi berakhir dilanjutkan dengan sosialisasi kembali ke orangtua siswa, apakah ada perubahan keputusan atau tidak. Orangtua diperkenankan mengubah hasil angket yang dilakukan sebelumnya. "Dari hasil simulasi dikembalikan ke orangtua. Apakah ingin melanjutkan PTM atau ingin tetap melanjutkan daring, angket yang kemarin bisa diubah. Silakan dikomunikasikan ke masing-masing guru," ujarnya.

Muhaimin juga mengimbau guru dan siswa untuk bisa beristirahat di rumah saja di masa liburan panjang. Kepada orangtua, diminta tidak membawa putra-putrinya ke luar daerah sehingga kondisi mereka fit saat kembali ke sekolah.

"Sifatnya kami hanya mengimbau. Lebih baik selama dua pekan liburan di rumah saja atau tidak ke luar daerah. Terutama ke daerah-daerah yang masih rawan penyebaran Covid-19. Akan percuma, jika hanya pihak guru dan sekolah yang menjaga, tetapi siswa tidak menjaga kondisi tubuhnya. Sehingga kami minta kepada orangtua dan siswa bisa mengontrol diri," pungkasnya. (lil/ms/k15)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Seputar Balikpapan