Belum semua masyarakat di Penajam Paser Utara mendapat pelayanan air bersih. Banyak kendala, teknis dan non-teknis, yang membuat situasi ini terjadi.
PENAJAM–Saat ini jumlah pelanggan dari empat kecamatan, yakni Penajam, Babulu, Waru, dan Sepaku baru sekitar 10.000 sambungan rumah (SR).
Direktur PDAM Danum Taka Abdul Rasyid menjelaskan, secara rasio, angka SR baru 36 persen jika dikonversi dengan jumlah penduduk. "Iya, datanya seperti itu. Salah satu kendala layanan air bersih karena jaringan pipa distribusi belum merata," katanya.
Selain sebaran jaringan pipa distribusi, sumber air baku yang belum memadai jadi kendala utama. Program air bersih untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pun jadi salah satu yang paling utama penambahan cakupan pelayanan air bersih di Benuo Taka. "Persentase 36 persen itu sudah termasuk program MBR tahun 2020," sambungnya.
Untuk 2021, lanjut dia, cakupan pelayanan PDAM akan kembali bertambah sekitar 3 ribu SR. Di antaranya, melalui program MBR sebanyak 2.500 SR, juga ada pemasangan jaringan distribusi air bersih reguler sebanyak 500 SR. "Jadi akan ada tambahan jaringan distribusi baru sebanyak 3 ribu sambungan," pungkasnya. (asp/ind/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria