Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Banjir Lumpuhkan New South Wales

izak-Indra Zakaria • Senin, 22 Maret 2021 - 17:16 WIB
Otoritas setempat mengeluarkan peringatan risiko banjir dan evakuasi di 12 wilayah NSW. Penduduk yang lokasi wilayahnya rendah akhirnya meninggalkan rumah Sabtu malam (20/3).
Otoritas setempat mengeluarkan peringatan risiko banjir dan evakuasi di 12 wilayah NSW. Penduduk yang lokasi wilayahnya rendah akhirnya meninggalkan rumah Sabtu malam (20/3).

SYDNEY- Bendungan Warragamba, Sydney, New South Wales (NSW), Australia, meluap. Ia tidak mampu menampung tingginya debit air karena curah hujan yang begitu deras sejak Kamis (18/3). Otoritas setempat mengeluarkan peringatan risiko banjir dan evakuasi di 12 wilayah NSW. Penduduk yang lokasi wilayahnya rendah akhirnya meninggalkan rumah Sabtu malam (20/3).

’’Mereka yang tinggal di zona evakuasi harus pergi secepatnya. Ini adalah situasi yang serius,’’ tegas Asisten Komisioner Layakan Darurat NSW Dean Storey kemarin (21/3) seperti dikutip Agence France-Presse. Dia meminta agar penduduk tidak membahayakan nyawanya dan petugas yang membantu evakuasi.

NSW adalah negara bagian di Australia yang paling padat penduduk. Ada 8 juta jiwa yang tinggal di wilayah tersebut. Pejabat senior di Badan Meteorologi Australia Jonathan How mengungkapkan bahwa yang membuat situasi memburuk bukan hanya hujannya. Tetapi, juga angin kencang yang menyertainya.

Beberapa video yang diunggah stasiun televisi dan di media sosial menunjukkan, banjir yang mengalir deras menenggelamkan rumah dan jalan, merobohkan pohon, serta merusak infrastruktur lainnya. Tampak juga mobil-mobil yang terbawa arus maupun tenggelam hampir seluruhnya. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa.

Hujan diperkirakan masih cukup deras dalam beberapa hari ke depan. Diperkirakan masih ada 4 ribu orang lainnya yang harus dievakuasi. Perdana Menteri NSW Gladys Berejiklian mengatakan bahwa wilayahnya kini mengalami peristiwa yang hanya terjadi sekali dalam 100 tahun. ’’Status darurat nasional telah diumumkan,’’ ujarnya.

Di Taree, penduduk seperti mengalami ujian bertubi-tubi. Saat ini ada 150 orang yang tidur di gedung olahraga. Beberapa di antaranya kehilangan semua hartanya. Gedung olahraga itu dulu dipakai oleh orang-orang yang terdampak kebakaran semak dan hutan.

Cuaca buruk beberapa hari terakhir juga berdampak pada pengiriman vaksin di NSW. Seharusnya, hari ini distribusi dilakukan. Rencana untuk vaksinasi penduduk sangat mungkin mundur dari jadwal. (sha/c6/bay)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Mancanegara