PENAJAM-Rencana alih kelola Pelabuhan Benuo Taka dari Dinas Perhubungan ke Perusda Benuo Taka terus bergulir.
Wakil Ketua DPRD PPU Raup Muin menyebut akan kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Perhubungan untuk mengetahui lebih detail rencana alih kelola ini. Pekan depan.
Ia menegaskan, langkah yang dilakukan DPRD PPU tak punya tendensi menghambat. RDP digelar semata agar legislatif punya gambaran yang jelas soal rencana ini.
Sebab, diakui Raup rencana alih kelola ini jadi polemik yang berkembang di tengah masyarakat PPU.
“Kami patikan tak punya tendensi apapun apalagi menghambat. Jika ini demi kenpentingan daerah dan bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) pasti kami mendukung,” tegas dia.
Sebelumnya, Raup mengaku sudah menggelar RDP dengan dinas perhubungan. Dari pertemuan pertama, dinas perhubungan diminta menjelaskan dasar pengalihan dan apa yang jadi pertimbangan pengalihan pengelolaan pelabuhan ini serta core bisnis.
“Jadi kesimpulannya prosesnya masih panjang. Secara administrasi juga masih ada kekurangan,” kata dia.
Jika seluruh administrasi dan persyaratan alih kelola ini bisa dilengkapi, Raup menyebut pihaknya bakal mendukung seratus persen.
Apalagi jika ke depan alih kelola ini bisa berkontribusi terhadap peningkatan PAD.
“Kalau kemarin misalnya selama dikelola Dishub PPU bisa sampai Rp 7 miliar. Maka nanti harus bisa meningkat,” ungkap politikus Gerindra ini. (adv/hul)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan