TANJUNG REDEB – Masyarakat Kabupaten Berau begitu antusias mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Berau. Seperti yang terpantau Rabu (7/7), terlihat ratusan warga antusias mengantre agar bisa mendapatkan vaksin Covid-19 yang dilaksanakan di kantor Dinas Kesehatan Berau. Namun disayangkan, jatah vaksin sampai saat ini belum bisa memenuhi permintaan.
Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi mengaku, pihaknya tidak menduga bahwa masyarakat sangat antusias mengantre untuk mendapatkan vaksin. “Kami cukup kaget melihat antusias dari masyarakat yang ingin vaksin. Bahkan saat mengontrol dari kamera CCTV, sejak pukul 05.00 Wita sudah ada yang mengantre di depan kantor,” ujarnya.
Dikatakan, vaksinasi kali ini memang dibuka untuk masyarakat umum, bukan lagi pada golongan tertentu. Seperti sebelumnya, pihaknya fokus pada vaksinasi tenaga pendidik dan kelompok lanjut usia (lansia). Akan tetapi, stok vaksin yang tersedia tidak memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin divaksin. Dari data yang ada, pada kegiatan vaksinasi tahap pertama yang dilaksanakan Rabu-Kamis (7-8/7) itu, kurang lebih 600 masyarakat ikut mendaftar. Sedangkan stok vaksin yang tersedia hanya sebanyak 220 dosis. “Hari ini (kemarin, Red) seharusnya jatah vaksinasi tahap kedua, tapi kami alihkan menjadi tahap pertama setelah adanya peningkatan permintaan,” ungkapnya.
Namun pihaknya juga sangat menyayangkan, membludaknya permintaan vaksin Covid-19 karena berkaitan dengan penyertaan dokumen vaksinasi sebagai syarat perjalanan lantaran adanya pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) beskala mikro.
“Permintaan vaksin saat ini bukan semata-mata untuk kekebalan tubuh saja. Tapi sebagai syarat perjalanan. Jadi ini seperti seolah-olah kami memberikan kemudahan masyarakat untuk melakukan perjalanan. Padahal kalau dari pusat menginginkan agar meminimalisasi perjalanan,” bebernya.
Secara keseluruhan kata dia, Berau belum mencapai Herd Immunity lantaran baru sekitar 20 persen dari target dosis pertama sebanyak 31.629 sasaran dan dosis kedua sebanyak 26.605 sasaran. “Besok (hari ini, Red) juga akan ada lagi vaksinasi. Yang belum dapat hari ini (kemarin, Red) akan dibuat nomor tunggu sebanyak 100 orang. Skema itu sesuai dengan arahan kepala daerah agar adil kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih, juga ikut memantau jalannya kegiatan vaksinasi di kantor Dinas Kesehatan, kemarin. Dia juga mengakui bahwa Berau tidak memiliki jatah yang lebih. “Tadi saya sudah memberikan pengertian kepada masyarakat untuk bersabar, dan mencatat namanya untuk persiapan vaksinasi besok,” jelasnya.
Dia mengingatkan kepada masyarakat yang mengantre untuk tetap menjaga protokol kesehatan lantaran ada beberapa warga diminta bubar dan kembali esok hari. “Besok (hari ini, Red) saya harap tetap waktu, karena stok kurang,” ungkapnya. Bupati menambahkan, akan ada jatah vaksin yang tiba minggu depan, kendati belum diketahui berapa banyak jumlahnya. (aky/har)
Editor : izak-Indra Zakaria