PT Bima Nusa Internasional telah berusia 30 tahun. Untuk merayakan itu, kontraktor tambang batu bara tersebut melaksanakan salah satu program corporate social responsibility (CSR).
TANAH GROGOT- Minggu (3/10), PT Bima Nusa Internasional menggelar khitanan massal di Gedung Serba Guna, Desa Batu Botuk, Kecamatan Muara Komam, Paser. Ada ratusan anak dari tiga desa di Paser yang terlibat.
Adapun tiga desa itu yakni Desa Batu Botuk dan Desa Uko di Kecamatan Muara Komam serta Desa Busui, Kecamatan Batu Sopang, Paser. Lokasi itu merupakan wilayah ring 1 tambang Pit Susubang PT Kideco Jaya Agung. Dibuka pukul 08.00 Wita, acara diwarnai hiburan tari-tarian khas Paser.
Kegiatan itu bekerja sama dengan tim dari Puskesmas Muara Komam. Tim tersebut dipimpin langsung kepala puskesmas, Anang Jarkani dipandu 14 asisten, 10 pelaksana, dan 1 dokter.
Camat Muara Komam Abdul Rasyid dan Kepala Desa Batu Botuk Arbain mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PT Bima Nusa Internasional yang telah menyelenggarakan khitanan massal. Keduanya berharap kegiatan serupa terus berlanjut ke depannya.
Sementara itu, H Iwa Kustiwa, BBA selaku owner dan sekaligus executive direktur PT Bima Nusa Internasional dan Roy Sanjaya, selaku general manager Bima Group menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah mendukung acara tersebut.
Selain itu, PT Bima Nusa Internasional berterima kasih kepada masyarakat yang sudah menerima dan menjadi bagian dari setiap aktivitas operasional perusahaan. “Semoga anak-anak peserta khitanan akan menjadi anak yang saleh dalam meneruskan perjuangan bangsa,” ucap Iwa.
PT Bima Nusa Internasional, kata dia, selain menggelar khitanan massal, juga telah melaksanakan program CSR berupa pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur'an di Desa Uko. Lalu pembangunan langgar di Desa Botuk dan Desa Busui yang masih berprogres.
Iwa menuturkan, khitanan massal sudah dilakukan dua kali. Sebelumnya kegiatan serupa pernah digelar 2018. Sedangkan kegiatan kedua ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat karena masih dalam masa pandemi. “Alhamdulillah berjalan lancar dengan antusiasme masyarakat yang tinggi. Kegiatan selesai pada pukul 16.00 Wita,” ucapnya.
Dari antusiasme yang tinggi dari masyarakat terkait program ini, membuat peserta khitanan menjadi membeludak. Yang semula kuota khitanan hanya 85 anak, ditambah menjadi 101 anak. “Program khitanan massal ini akan dilakukan secara rutin minimal dua tahun sekali,” tutur Iwa.
Adapun dalam kegiatan khitanan massal itu hadir Babinsa Serka Asman mewakili Danramil Muara Komam Kapten Inf Seger. Hadir pula Kapolsek Muara Komam AKP Tri Riswanto, Kepala Desa Uko Ramalya, dan Kepala Desa Busui Abdul Hafidz. Turut hadir pula jajaran manajemen Bima Group. (adv/rom/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria